SUARA SEMARANG - Sosok penting di PSIS Semarang tak kunjung datang jelang laga tunda Liga 1 lawan Bhayangkara FC, Senin, 9 Januari 2022 pukul 16:30 WIB.
Di tangah tak nampaknya sosok penting di PSIS Semarang jelang lawan Bhayangkara FC, asisten pelatih Achmad Resal Octavian sudah psy war ke klub 'Pak Pol' itu.
Seperti diketahui, laga tunda PSIS Semarang Vs Bhayangkara FC di Stadion Jatidiri Semarang sore ini kick off pukul 16.30 WIB.
Tanpa sosok inti, PSIS Semarang telah didukung suporter mereka yang sudah boleh datang ke stadion untuk menjamu The Guardian, julukan Bhayangkara FC.
Kini PSIS Semarang tim berjuluk Mahesa Jenar punya motivasi tinggi, terlebih laga sudah diperbolehkan dihadiri penonton.
“Pertandingan nanti dengan sudah mulai boleh diizinkan kehadiran suporter, akan menjadi motivasi lebih untuk tim. Kehadiran suporter menjadi pelecut semangat pemaii,” kata asisten pelatih PSIS, Achmad Resal Octavian.
Sementara itu sosok penting di PSIS Semarang dipastikan tidak datang yakni pelatih kepala, Ian Andrew Gillan.
Ian Andrew Gillan saat ini dikabarkan tengah sakit dan masih berada di negeri asalnya, Skotlandia.
Ternyata kondisi yang ada tidak menjadi kendala bagi PSIS Semarang lawan Bhayangkara FC.
“Untuk persiapan lawan Bhayangkara FC, saya selalu berkomunikasi dan berdiskusi dengan coach Ian. Dan Alhamdulillah anak-anak juga dalam kondisi yang bagus,” ucap Achmad Resal Oktavian.
Terlambat Datang
Lebih jauh, Achmad Resal Oktavian memang ada beberapa pemain yang baru bergabung belakangan usai menjalani libur jeda putaran pertama seperti Taisei Marukawa.
“Untuk mengetahui kondisi terkini pemain, kita akan terus pantau dan berdiskusi dengan coach Ian dalam penentuan pemain. Namun tentu saja, siapapun yang diturunkan nanti, berarti dia adalah pemain yang paling siap,” kata dia.
Achmad Resal Oktavian juga telah melihat kekuatan Bhayangkara FC dengan kondisi terkini.
Dia bilang bila Bhayangkara FC merupakan dalah tim yang bagus dengan materi pemain yang berkualitas, dengan catatan.
“Dengan materi pemain yang ada di Bhayangkara FC, mereka mungkin belum menemukan permainan terbaiknya hingga sementara ada di posisi yang ada saat ini. Yang pasti, kita wajib waspada penuh pada semua pemain lawan karena memiliki kualitas dan tentu berbahaya,” kata Achmad Resal Oktavian lagi.
Untuk klasemen sementara Liga 1, PSIS Semarang masih lebih baik ketimbang Bhayangkara FC, klub Pak Pol dari julukan penggemar Sepak Bola tanah air.
PSIS ada di peringkat ke-11 dengan 20 poin, adapun Bhayangkara FC di posisi ke-14 dengan nilai 16.