SUARA SEMARANG - Dua Klub Persib Bandung dan PErsebaya Surabaya melawan arus dengan kebijakan PSSI, salah satunya usulkan Kaesang Pangarep untuk menjadi Ketua Komite Pemilihan.
Persib Bandung gencar mengritisi penghentian Liga 2 dan Liga 3, sementara Persebaya Surabaya terus getol mengawal KLB PSSI 2023 dengan menempatkan Kaesang Pangarep sebagai yang terdepan.
Saat ini nama Kaesang Pangarep sudah diusulkan oleh Persebaya Surabaya pada Ketum PSSI, sementara Persib Bandung melalui Komisaris Umuh Muchtar.
Bos Persib bandung Umuh Muchtar dengan tegas tidak bisa menerima penghentian Liga 2. Menurutnya, tak masuk akal liga tanpa degradasi.
Setali tiga uang dengan Persib Bandung, Persebaya Surabaya justru membuat surat terkait pelaksanaan Kongres Biasa PSSI 2023 yang akan dilangsungkan pada 14-15 Januari 2023.
"Bersama surat ini kami mengusulkan Kaesang Pangarep (Persis Solo). Nama tersebut di atas kami usulkan menjadi Ketua Komite Pemilihan untuk Kongres Luar Biasa Pemilihan PSSI tahun 2023," tulis dalam sebuah unggahan surat berkop PT Persebaya Indonesia yang diunggah oleh akun instagram @pengamatsepakbola.
Dalma keterangannya, dukungan Persebaya pada Kaesang Pangarep karena anak bungsu Presiden Jokowi tersebut dinilai layak dan sebagai bagian dari semangat untuk tata kelola sepakbola Indonesia yang lebih baik.
Sosok Kaesang Pangarep juga dianggap mampu mengawal proses penjaringan dan pemilihan Calon Ketum PSSI, Calon Waketum dan Calon Komite Eksekutif yang akan dibawa di KLB PSSI 2023.
Surat dari Persebaya Surabaya itu dibuat pada 13 Januari 2023 kemarin.
Dengan dua aksi tersebut, Persib Bandung dan Persebaya yang selalu bermusuhan di dalam lapangan, sepakat satu suara untuk menata persepakbolaan tanah air.***