SUARA SEMARANG - Shin Tae Yong bisa saja memanggil bek keturunan China yang dijuluki tembok raksasa karena berpostur jangkung yang cocok diduetkan dengan Elkan Baggot.
Selain sudah mengenal Liga Indonesia, keuntungan lain bagi Shin Tae Yong dengan memanggil pemain keturunan China ini adalah pengalamannya bermain di sejumlah klub di luar negeri.
Jika masuk Timnas, maka pria bernama Sutanto Tan itu bisa menjadi andalan Shin Tae Yong di lini belakang bersama Elkan Baggot.
Sejauh ini, Shin Tae Yong selalu kesulitan mencari bek Timnas Indonesia dengan postur jangkung untuk mengantisipasi serangan bola-bola atas lawan.
Elkan Baggot yang menjadi andalan pun kadang tidak bisa terus terusan diandalkan oleh Timnas karena seringkali terkendala izin klub di Kasta Ketiga Liga Inggris.
Opsi datang pada diri Sutanto Tan yang saat ini masih berusia emas yakni 28 tahun dan memiliki tinggi badan hampir 180 cm.
Untuk ukuran bek di Indonesia, tinggi badan Sutanto Tan sudah diatas rata-rata pemain Indonesia lainnya.
Sebagai profil yang harus diketahui oleh Shin Tae Yong, Sutanto Tan pernah menimba ilmu di klub Geylang Youth.
Namun, Sutanto Tan akhirnya menjalani laga profesional pertamanya saat berkostum Hougang Reserve.
Baca Juga: Kakak Marselino Ferdinan Marahi Pemain Nomor 11 KMSK Deinze Liridon Balaj, Debut Marcel Berantakan
Hanya setahun di sana, Sutanto Tan kemudian pindah ke Bali United dan pernah mendapatkan kesempatan untuk trial di klub Swedia meski akhirnya gagal.
Selanjutnya, ia pernah membela Persija Jakarta, PSIM Yogyakarta, PSM Makassar dan terakhir Persis Solo.
Di dua klub terakhir, Sutanto Tan menjadi tim inti yang selalu menjadi andalan pelatih klub masing-masing.
Dengan profil tersebut, Shin Tae Yong bisa saja menjadikan Sutanto Tan sebagai opsi lini belakang saat Elkan Baggot berhalangan.
Berstatus kewarganegaraan Indonesia juga menjadi kemudahan bagi Shin Tae Yong untuk memanggil si pemain keturunan dan bermain di Timnas.***