Hari Ini Gunung Merapi Kembali Erupsi, Selasa 14 Maret Pagi Awan Panas 1600 Meter Arah Kali Krasak

Semarang Suara.Com
Selasa, 14 Maret 2023 | 12:42 WIB
Hari Ini Gunung Merapi Kembali Erupsi, Selasa 14 Maret Pagi Awan Panas 1600 Meter Arah Kali Krasak
Hari Ini Gunung Merapi Kembali Erupsi, Selasa 14 Maret Pagi Awan Panas 1600 Meter Arah Kali Krasak. (Twitter BPPTKG)

SUARA SEMARANG - Sejak erupsi atau meletus pada Sabtu 11 Maret 2023 lalu aktivitas Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas pada Selasa 14 Maret 2023 pagi.

Berdasarkan pos pengamatan Gunung Merapi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) aktivitas erupsi terjadi hari ini pukul 05.59 WIB berupa guguran awan panas.

Guguran awan panas Gunung Merapi dengan jarak luncuran 1600 meter menuju arah Kali Krasak atau arah Barat Daya.

Laporan BPPTKG juga meyebutkan pengamatan Gunung Merapi jika kondisi sekitarnya adalah cuaca cerah berawan. Angin bertiup lemah ke arah tenggara dan barat.

Gunung dengan ketinggian 2968 mdpl ini terpantau untuk suhu udara 13-18 °C, kelembaban udara 59-83 %, dan tekanan udara 835.8-918.5 mmHg. 
 
Sedangkan secara pengamatan visual Gunung Merapi tampak jelas kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 30-40 m di atas puncak kawah. 

Gunung Merapi juga teramati 2 kali mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur 1600-2000 m mengarah ke barat daya.

Teramati pula terjadi 15 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1500 meter ke arah barat daya 

Oleh karenaya, pada hari ini BPPTKG masih menyatakan status Gunung Merapi dengan Level III atau Siaga.

Pihak BPPTKG juga mengeluarkan beberapa rekomendasi untuk antisipasi keselamatan masyarakat sekitar Gunung Merapi, diantaranya:

Baca Juga: Mengenal Wedhus Gembel Gunung Merapi Paling Aktif di Dunia, Suhu 1000 Derajat Celcius Kecepatan 200 KM Perjam

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.

4. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Laporan aktivitas erupsi Gunung Merapi hari ini disusun oleh Alzwar Nurmanaji, dengan sumber data KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI