Sukawi Sutarip Diperiksa Kasus Dugaan Korupsi Hibah Tanah Mijen, Polisi Segara Panggil Eks Walikota Lainnya

Semarang

Jum'at, 14 April 2023 | 14:31 WIB
Sukawi Sutarip Diperiksa Kasus Dugaan Korupsi Hibah Tanah Mijen, Polisi Segara Panggil Eks Walikota Lainnya
Dirreskrimsus Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Dwi Subagio menyatakan telah memanggil dan memeriksa eks walikota Sukawi Sutarip. (Dok)

SUARA SEMARANG - Eks atau mantan walikota Semarang Sukawi Sutarip diperiksa oleh polisi kaitannya dugaan kasus korupsi hibah tanah di Kecamatan Mijen.

Polisi dalam hal ini Ditreskrimsus Polda Jateng telah menggali keterangan dari Sukawi Sutarip pada kasus dugaan korupsi hibah tanah rentang tahun 2008-2010 lalu.

Dirreskrimsus Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Dwi Subagio menyatakan telah memanggil dan memeriksa eks walikota Sukawi Sutarip.

Sukawi Sutarip diperiksa statusnya sebagai saksi tentang dugaan korupsi hibah tanah Mijen. Saat itu, ia merupakan walikota yang sedang menjabat. 

"Kami memanggil semua pihak untuk dimintai klarifikasi," ujar dia pada Kamis 13 April 2023, kepada media.

Meski demikian, Subagio tidak menjelaskan secara rinci berapa kali Sukawi Sutarip sudah dimintai keterangan. 

Subagio mengatakan saat ini masih melakukan pendalaman. 

"Satu dua kali penggilan adalah teknis, kita sudah layangkan surat pemanggilan kepada yang bersangkutan," ungkap Subagio. 

Selanjutnya, penyelidik dari Ditreskrimsus Polda Jateng akan melakukan pencocokan antara keterangan Sukawi Sutarip dengan temuan penyidik. 

baca juga

"Untuk hadir kapan-kapan saja," kata Subagio.

Hanya saja, dalam panggilan dan pemeriksaan tersebut, Subagio menjelaskan pemeriksaan yang dilakukan kepada Sukawi terkait pensertifikatan berjalan tahun 2010.

"Proses pensertifikatan berjalan tahun 2010, dari situ kita minta keterangan yang bersangkutan terkait dengan pensertifikatan tanah tersebut," katanya. 

Subagio menegaskan, akan memanggil pihak-pihak yang bersangkutan terkait kasus pensertifikatan hibah tanah tersebut.

Tak hanya Sukawi Sutarip, polisi tidak menutup kemungkinan akan memanggil eks walikota Semarang yang lain. 

"Kita lihat dari keterangan Sukawi nanti. Keterangan bagaimana kita lihat baru kita panggil (eks walikota lainnya)," jelas Subagio saat ditanya pemanggilan eks Wali Kota Semarang yang lain. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Detik-detik Mapolrestabes Pelabuhan Makassar Diserang, Pos Polisi Dibakar dan Musala Dirusak

Detik-detik Mapolrestabes Pelabuhan Makassar Diserang, Pos Polisi Dibakar dan Musala Dirusak

Video | Jum'at, 14 April 2023 | 13:50 WIB

Rombak Bek Bapuk, Bos PSIS Semarang Duetkan Hansamu Yama dan Kovacevic

Rombak Bek Bapuk, Bos PSIS Semarang Duetkan Hansamu Yama dan Kovacevic

Semarang | Jum'at, 14 April 2023 | 13:40 WIB

Klaim Johanis Tanak soal Chat 'IUP' dengan Plh Dirjen Minerba Kementerian ESDM: Tanggal dalam Chat Telah Direkayasa

Klaim Johanis Tanak soal Chat 'IUP' dengan Plh Dirjen Minerba Kementerian ESDM: Tanggal dalam Chat Telah Direkayasa

News | Jum'at, 14 April 2023 | 13:35 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×