semarang

Hasil Survei Manulife: Hampir Separuh Responden Indonesia Belum Punya Perencanaan Masa Pensiun

Semarang Suara.Com
Selasa, 18 April 2023 | 14:34 WIB
Hasil Survei Manulife: Hampir Separuh Responden Indonesia Belum Punya Perencanaan Masa Pensiun
Ilustrasi - kantor Manulife

SUARA SEMARANG - Menurut hasil survei terbaru Manulife Asia Care Survey 2023, sebanyak 82 persen responden Indonesia menilai perencanaan masa pensiun sebagai langkah bijaksana.

Mereka juga memperkirakan akan tetap mengalami peningkatan kondisi di masa mendatang.

Namun dalam survei tersebut tercatat hanya 54 persen responden yang telah memiliki perencanaan masa pensiun. Artinya, hampir separuh lainnya belum memilikinya.

Rata-rata responden Indonesia memperkirakan akan memasuki masa pensiun pada usia 58 tahun dan mulai mengalami gangguan kesehatan pada usia 63.

Responden Indonesia tercatat memiliki minat terendah untuk memiliki dana untuk membiayai kebutuhan kesehatan di masa depan dibandingkan semua negara lain di dalam survei.

"Prioritas mereka terhadap dana pendidikan dan rumah, jika tidak diimbangi dengan perhatian yang sama terhadap biaya kesehatan, sementara memenuhi tujuan keuangan jangka pendek, akan dapat dapat menimbulkan masalah di masa depan. Oleh kerena itu, Manulife berkomitmen membantu seluruh keluarga Indonesia menyiapkan masa depan mereka dengan memperkecil gap dana pensiun dan proteksi melalui solusi yang kami miliki,” ujar Ryan Charland, Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia.

Dalam target finansial individu, sebanyak 62 persen memandang inflasi sebagai ancaman terbesar.

Selain itu, ancaman selanjutnya adalah perlambatan perekonomian yang disebutkan 59 persen responden.

Penurunan kondisi kesehatan juga dipandang sebagai hambatan terhadap pencapaian target finansial, yakni 35 persen.

Baca Juga: 5 Potret Kebersamaan Ari Wibowo dan Inge Anugrah, Dulu Selalu Kompak saat Pergi Liburan

Untuk mewujudkan target finansialnya, 78 persen responden Indonesia menyebutkan dana tunai dan simpanan bank sebagai instrumen keuangan utama.

Sebanyak 45 persen menyebutkan warisan keluarga, dan 42 persen menyebutkan skema jaminan pensiun pemerintah.

“Masyarakat Indonesia perlu meminimalkan risiko yang mereka hadapi akibat inflasi dengan memilih instrumen investasi yang tepat dan melindungi diri dengan asuransi. Dana tunai masih sangat diandalkan, namun hal ini membuat masyarakat berisiko terdampak inflasi yang dapat mengurangi nilai uang yang mereka miliki,” kata Ryan.

Survei menunjukkan, hampir tiga perempat responden atau 72 persen memiliki asuransi, instrumen yang amat penting bagi perencanaan pensiun yang efektif.

Di samping perencanaan finansial, responden Indonesia menyadari pentingnya kesehatan untuk masa pensiun yang berkualitas.

Mereka pun secara aktif berupaya memperbaiki kesehatan dan kesejahteraannya, terutama dengan lebih banyak berolahraga, mengatur pola makan, lebih ketat memantau kesehatan dan menambah frekuensi pemeriksaan kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI