Sebanyak 44 persen responden Indonesia menyebutkan biaya pengobatan akibat gangguan kesehatan adalah paling dicemaskan terkait pengelolaan kesehatan.
“Merupakan hal yang baik bahwa Masyarakat Indonesia menyadari pentingnya asuransi dan nilai yang didapatkan dari perlindungan asuransi tersebut. Dalam hal biaya, biaya premi asuransi jauh lebih rendah dibandingkan biaya, misalnya, pengobatan penyakit kritis,” kata Ryan.