SUARA SEMARANG - Klub JDT atau Johor Darul Tazim yang dibela oleh Jordi Amat diminta gabung Liga Indonesia.
Alasannya, JDT yang diperkuat oleh Jordi Amat terlalu kuat untuk lawan-lawannya di Liga Malaysia saat ini.
Dengan bergabung di Liga Indonesia, JDT serta Jordi Amat dipandang akan mendapatkan lawan-lawan yang seimbang karena kemampuan klub yang merata.
JDT terus saja mendapatkan poin penuh dan bahkan Jordi Amat baru saja mencetak gol perdana di Negeri Jiran tersebut.
Sejauh ini, Johor Darul Tazim sudah memainkan 12 laga dan hasil nya sempurna dengan 36 poin.
Tak hanya itu 49 gol yang dilesakkan dan hanya kebobolan 1 kali menjadi bukti superiornya JDT yang diperkuat oleh bek Timnas Indonesia Jordi Amat.
Di bawah JDT ada Selangor dengan 28 poin yang sudah merasakan sekali imbang dan dua kali kalah serta kebobolan 13 kali.
Melihat klub Jordi Amat yang terlalu tangguh untuk klub-klub lain di Liga Malaysia maka JDT diminta gabung di Liga Indonesia.
Secara regulasi, hal itu memungkinkan. Sama halnya saat klub Barcelona diwacanakan akan bergabung dengan liga di luar Spanyol.
Baca Juga: Gegara FMD Justin Hubner Disebut Kecewa Tak Jadi Bela Indonesia, 2 Kompatriot Bergabung
Permintaan bergabungnya JDT dan Jordi Amat di Liga Indonesia bermula saat akun idn_abroad mengunggah video gol bek timnas tersebut.
Jordi Amat menyumbang satu gol saat JDT membantai Penang 5-0 dan melaju ke semifinal Piala FA Malaysia.
Melihat kemenangan demi kemenangan diperoleh dan tak pernah kalah maka JDT diminta main di Liga Indonesia.
Meski hanya sebatas candaan, namun komentar ini mendapatkan banyak respon dari fans sepakbola tanah air.
"JDT harus coba main di liga indo," @dulle_maestro_.
Sebagai gambaran, JDT pernah bertemu dengan klub Indonesia Persija Jakarta pada tahun 2018 di AFC Cup.