Ia menilai, bahwa prestasinya ini bukan hanya berasal dari Asyifa seorang, tapi juga kerjasama tim yang solid serta berkat latihan rutin yang dijalani Asyifa sejak usia 8 tahun.
“Asyifa tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tapi dia juga adalah anak yang cerdas di bidang akademik. Dari kelas 1 SD, dia selalu masuk ranking 10 besar. Saya selalu mendukung karier Asyifa di sepak bola. Terima kasih untuk Djarum Foundation dan MilkLife yang telah menyelenggarakan turnamen sepak bola putri yang baru pertama kali ada, lengkap dengan sarana dan prasarana yang sangat memadai,” ungkap Kasih.
![[Semarang.suara.com]](https://media.suara.com/suara-partners/semarang/thumbs/1200x675/2023/06/18/1-img-20230618-202434.jpg)
Sementara itu, juara dari kelompok usia U-10, SD NU Nawakartika, sangat puas dengan capaian prestasi mereka di MilkLife Soccer Challenge 2023. Salah satu siswi, Amira Sailin mengatakan bahwa kemenangan ini menjadi motivasi untuk timnya lebih giat menjalani latihan dan menekuni sepak bola putri.
“Saya gembira karena kami bisa menjadi juara. Walaupun dari babak perempat final ketemu dengan lawan-lawan yang cukup berat. Tapi karena dukungan dari pelatih, guru, dan orangtua kami jadi semangat bertanding dan akhirnya menjadi juara,” kata Amira yang juga menyandang predikat Best Goalkeeper U-10.
Kelompok Usia U-10
- Juara : SD NU Nawakartika
- Runner-up : SDIT Umar Bin Khatab
- Semifinalis : MIM Al Tanbih dan SD Kanisius
- Top Scorer U-10 : Kalea Kikandrya Ardiansyah (SD 1 Barongan – 17 gol)
Baca Juga: Milklife Soccer Challenge 2023 Diikuti 61 Tim Sepak Bola Putri SD di Kudus
- Best Player U-10 : Fanny Khusna ‘Asila (SD NU Nawakartika)
- Best Goalkeeper U-10: Amira Sailin (SD NU Nawakartika)
- Fairplay Team U-10 : SD NU Nawakartika
Kelompok Usia U-13
- Juara : SD 2 Rendeng
- Runner-up : MI NU Baitul Mukminin A