SUARA SEMARANG - Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Argentina pada laga FIFA Matchday beberapa waktu lalu memang memunculkan kejutan besar.
Lionel Scaloni, pelatih Argentina, terkesima dengan taktik yang diterapkan oleh Shin Tae Yong, pelatih Timnas Indonesia, dalam pertandingan tersebut.
Meskipun Argentina hanya menang dengan skor 2-0, Scaloni mengakui bahwa Indonesia berhasil memberikan perlawanan yang tangguh.
Sebagai juara Piala Dunia 2022, Argentina memiliki prestasi yang sangat mengesankan.
Di sisi lain, Indonesia tidak sebanding dengan Argentina baik dalam hal peringkat FIFA maupun prestasi sepak bola secara keseluruhan.
Oleh karena itu, penampilan Timnas Indonesia yang mampu membuat Argentina kesulitan dalam mengembangkan permainan menjadi sebuah pencapaian yang patut diapresiasi.
Pada babak pertama, Timnas Indonesia lebih banyak dipaksa untuk bertahan setengah lapangan.
Argentina mampu melakukan serangan-serangan berbahaya dan hampir mencetak gol.
Meskipun demikian, Timnas Indonesia tidak menyerah begitu saja. Mereka bahkan mampu menciptakan satu tembakan tepat sasaran melalui Ivar Jenner menjelang akhir babak pertama.
Meskipun belum berhasil mengancam gawang Emiliano Martinez, penampilan tersebut menunjukkan semangat dan kegigihan para pemain Timnas Indonesia.
Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong memberikan respons cepat dengan melakukan dua pergantian pemain.
Keputusan untuk memasukkan Pratama Arhan dan Dendi Sulistyawan membawa perubahan signifikan dalam permainan Timnas Indonesia.
Khususnya, kehadiran Arhan membuat sektor kiri pertahanan dan penyerangan Timnas Indonesia lebih hidup.
Melalui skema lemparan ke dalam, Arhan berhasil menciptakan ancaman serius bagi pertahanan Argentina.
Dalam babak kedua tersebut, Timnas Indonesia memberikan perlawanan yang lebih kuat.