SUARA SEMARANG - Setidaknya ada dua tujuan kedatangan Pierluigi Collina usai diundang resmi oleh Ketum PSSI Erick Thohir ke Indonesia.
Hadirnya Pierluigi Collina ke Indonesia dinilai akan menjadi gebrakan berikutnya dari Erick Thohir usai menjabat sebagai orang nomor satu di PSSI.
Dari penjelasan Erick Thohir, maka ada dua tujuan Pierluigi Collina yang merupakan instruktur wasit FIFA tersebut jauh-jauh datang di tanah air.
Kabar datangnya Pierluigi Collina tersebut diungkapkan oleh Erick Thohir dan juga diperkuat oleh Exco PSSI Arya Sinulingga di akun media sosialnya.
Tujuan pertama adalah kehadiran Pierluigi Collina di Indonesia, Erick Thohir menginginkan peningkatan kualitas wasit di tanah air.
Bukannya tanpa alasan, ternyata persentase wasit lokal begitu minim jika dibandingkan dengan standar kompetensi wasit FIFA.
Sebagai instruktur wasit FIFA, Pierluigi Collina dinilai oleh Erick Thohir sebagai orang yang tepat untuk melakukanya.
Kedatangan Pierluigi Collina juga akan dinilai Erick Thohir meningkatkan mental serta wibawa wasit-wasit lokal.
Perlu diketahui, Pierluigi Collina adalah salah satu wasit top di eranya. Ia telah memimpin laga-laga besar baik di level klub maupun Piala Dunia.
Baca Juga: Masih Viral di TikTok Chant Lagu Garnacho, Lirik Muka Sangar-Sangar Atlit Pancho
Di tahun 1990-an hingga awal 2000, Pierluigi Collina lah yang sering ditunjuk memimpin laga dengan intensitas tinggi.
Seperti ditunjuknya Pierluigi Collina di laga derby Milano antara AC Milan dan Inter Milan. Nama klub terakhir pernah dimiliki oleh Erick Thohir.
Pierluigi Collina dinilai begitu berwibawa saat memimpin laga, maka jarang ada pemain yang berani protes keras padanya.
Salah stau kelebihan Pierluigi Collina adalah tatapan matanya yang mengerikan bagi para pemain.
Bahkan ada yang menyebutnya, mata Pierluigi Collina ibarat VAR yang begitu tajam sehingga mengetahui semua pergerakan bola dan pemain dengan detil.
Saat ini Erick Thohir telah meminta PSSI mengirimkan surat pada FIFA terkait kedatangan Pierluigi Collina.