SUARA SEMARANG - Marselino Ferdinan yang merupakan pemain muda Tim Garuda berumur 18 tahun membuktikan diri sebagai salah satu talenta terbaik di Indonesia.
Bukan tanpa alasan, ia dianggap sebagai prospek teratas di Asia, terbukti dari penampilannya pada Senin malam melawan Argentina. Ketenangannya mendapat pujian dari jurnalis top Eropa.
Mengawali karir bersama Persebaya Surabaya, bakat luar biasa Marselino Ferdinan dengan cepat menarik perhatian para pecinta sepak bola Indonesia.
Bermain sebagai gelandang serang, visinya yang luar biasa dan teknik yang solid selalu membuatnya menonjol, yang akhirnya membuat tim nasional Indonesia terkesan, termasuk pelatih Shin Tae Yong.
Ferdinand selalu dipercaya oleh Shin Tae Yong dan sudah menjadi bagian reguler Timnas Indonesia.
Meski awalnya masuk sebagai pemain pengganti di bawah Shin Tae Yong, perkembangan pesat Marselino Ferdinan dengan klubnya di Eropa membuat Shin Tae Yong cukup percaya diri untuk menjadi starter dalam pertandingan.
Ini terbukti dalam pertandingan baru-baru ini melawan juara dunia Argentina.
Meski menghadapi skuat yang diperkuat nama-nama besar dan pemain muda menjanjikan seperti Bounanotte dan Leandro Paredes dari Juventus di lini tengah, Marselino menunjukkan bahwa mentalnya kuat.
Ketenangannya kerap menipu para pemain Argentina dengan kemampuan dribblingnya, termasuk momen impresif di mana ia mengecoh Garnacho dalam duel.
Baca Juga: Raffi Ahmad Marah ke Syahnaz Viral di TikTok, Ternyata Kelakuan Syahnaz Sebenarnya Seperti Ini?
Pada pertandingan itu, meski Indonesia akhirnya kalah 2-0 dari Argentina, ada beberapa rekor individu yang menarik dari Marselino Ferdinan.
Pertama, dia adalah pemain yang paling banyak dilanggar dalam pertandingan tersebut, dengan empat pelanggaran dilakukan terhadapnya.
Ia juga memenangkan delapan duel dari 17 duel, menunjukkan kemampuannya bersaing dengan pemain Argentina.
Selain itu, ia membuat tiga tekel dan empat pemulihan, mendapatkan pujian dari jurnalis media pasar Eropa.
Bence Bocsák, jurnalis Eropa yang menulis untuk publikasi besar seperti The Guardian dan The Daily Star, memuji pemain timnas Indonesia Marselino Ferdinan usai pertandingan melawan Argentina.
Dia men-tweet statistik yang mengesankan tentang penampilan Ferdinand melawan tim kuat Argentina, menggambarkannya sebagai pemain dengan potensi besar di sepak bola Eropa pada usia 18 tahun.