SUARA SEMARANG - Akhirnya JIS menjadi salah satu opsi bagi Ketum PSSI Erick Thohir untuk menggelar agenda milik FIFA.
Erick Thohir menyebut JIS sebagai salah satu pilihan jika stadion utama yang dijadikan venue agenda FIFA tak bisa digunakan.
Meski demikian, kesempatan JIS untuk digunakan kali pertama agenda FIFA oleh PSSI di masa kepemimpinan Erick Thohir terbuka lebar.
Nama JIS muncul saat Erick Thohir mencari opsi stadion selain Gelora Bung Karno karena beberapa bulan lagi Indonesia akan menggelar Piala Dunia U-17.
Alasan munculnya nama JIS karena Stadion GBT akan digunakan untuk konser Coldplay dan Erick Thohir paham betul bagaimana mega konser tersebut akan digelar di Jakarta.
Kemungkinan konser tersebut batal atau digeser di lokasi lain juga akan sulit karena sudah booking jauh-jauh hari.
Untuk itu, Erick Thohir harus menyiapkan stadion-stadion lain sebagai opsi untuk para pemain muda kelas dunia tersebut.
Stadion JIS atau Jakarta International Stadium dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Anies Baswedan.
Stadion berkapasitas 82 ribu tempat duduk itu pernah digunakan untuk menggelar pertandingan persahabatan oleh Barcelona junior.
Baca Juga: Pajang Pratama Arhan, Timnas Indonesia Ditolak Fans Harimau Malaya di FIFA Match Day
Jika Erick Thohir benar menggunakan JIS sebagai venue untuk menggelar Piala Dunia U-17 maka pengalaman baru akan diperoleh penonton di Stadion.
Yakni jarak pandang yang lebih dekat antara tempat duduk penonton dengan para pemain di lapangan.
Alasanya, Stadion JIS tidak memiliki lintasan lari yang mengelilingi lapangan sebagaimana Stadion GBK.
Meski sudah standar FIFA, namun sampai saat ini JIS belum pernah digunakan secara resmi untuk menggelar pertandingan internasional oleh PSSI.
Alasan politis disebut-sebut menjadi salah satu yang menghambat penggunaan stadion megah di Jakarta Utara tersebut.
Saat ini keputusan tinggal di tangan Erick Thohir selaku ketum PSSI, apakah nantinya akan menunjuk JIS atau memilih stadion lain.