Langgar Aturan FIFA, PSIS Semarang dan PSS Sleman Terancam Denda Rp 200 Juta, PSSI Sentil Suporter

Semarang | Suara.com

Senin, 26 Juni 2023 | 09:00 WIB
Langgar Aturan FIFA, PSIS Semarang dan PSS Sleman Terancam Denda Rp 200 Juta, PSSI Sentil Suporter
PSIS Semarang terancam denda Rp 200 juta gegara ulah suporter langgar aturan FIFA.

SUARA SEMARANG - PSIS Semarang dan PSS Sleman terancam sanksi denda sebesar Rp 200 juta yang harus dibayarkan oleh manajemen klub.

Tak hanya itu, PSSI juga menyentil suporter klub PSS Sleman dan tak tertutup kemungkinan pada PSIS Semarang karena melakukan hal yang sama.

Ulah suporter kedua klub, PSIS Semarang dan PSS Sleman dinilai tak mendidik dan berbahaya bagi sepakbola Indonesia yang sedang "dibangun" kembali oleh PSSI.

Ancaman sanksi denda untuk PSIS Semarang dan PSSI Sleman i8tu berkaitan dengan ulah banyak suporter di laga ujicoba.

Diketahui, suporter PSIS Semarang dan PSS Sleman menyalakan flare di dalam stadion, tak hanya satu bahkan banyak flare menyala bersamaan.

Sebagaimana aturan FIFA, tak boleh ada flare di stadion sebagaimana yang dilakukan oleh suporter PSIS Semarang dan PSSI Sleman.

Tindakan Suporter PSIS Semarang dan klub tetangganya tersebut dinilai berbahaya bagi kesehatan bahkan nyawa para pendukung tim.

Untuk itu, Exco PSSI Arya Sinulingga menyentil suporter klub bahwa tindakan tersebut jelas akan merugikan sepakbola Indonesia.

Semula Arya Sinulingga mempertanyakan apakah video flare yang dinyalakan tersebut benar-benar riil dilakukan oleh suporter.

Video yang diunggah oleh Exco PSSI tersebut adalah saat suporter PSS Sleman menyalakan flare di Curva Sud.

Di saat yang hampir bersamaan, suiporter PSIS Semarang juga melakukan hal yang sama di Stadion Jatidiri saat klub melakukan laga uji coba.

Jika hal itu benar maka sangat menyedihkan, apalagi dilakukan oleh klub profesional. "Bagaimana sepakbola kita mau berubah maju, kalau masih flare dibawa ke stadion ??? PSSI dituntut home-away bisa ada penonton, tapi kita masih seperti ini ???" tulis Arya Sinulingga.

Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali menyampaikan bahwa masuknya flare ke stadion sebagaimana yang terjadi di PSIS Semarang dan PSS Sleman bisa jadi karena pengamanan yang tak sesuai standar.

Sejatinya PSSI telah memberikan sanksi pada klub-klub lain sebelum kejadian PSIS Semarang dan PSS Sleman ini.

Jika suporter PSIS Semarang dan PSS Sleman melakukan hal yang sama menyalakan flare di laga resmi, maka bisa didenda hingga Rp 200 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fix Shin Tae Yong Dapat Jatah Big Match Tahun 2024, Pertanda Perpanjangan Kontrak Dari PSSI Lagi?

Fix Shin Tae Yong Dapat Jatah Big Match Tahun 2024, Pertanda Perpanjangan Kontrak Dari PSSI Lagi?

| Minggu, 25 Juni 2023 | 17:41 WIB

Akhirnya JIS, Erick Thohir Gelar Agenda FIFA di Opsi Stadion Berkapasitas 82 Ribu Penonton

Akhirnya JIS, Erick Thohir Gelar Agenda FIFA di Opsi Stadion Berkapasitas 82 Ribu Penonton

| Minggu, 25 Juni 2023 | 15:07 WIB

Eks PSIS Semarang Lama Menghilang, Hari Nur Yulianto Gabung Klub Hijau Putih

Eks PSIS Semarang Lama Menghilang, Hari Nur Yulianto Gabung Klub Hijau Putih

| Rabu, 21 Juni 2023 | 14:20 WIB

Permintaan Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius Tak Dituruti Penuh, Berimbas ke Strategi?

Permintaan Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius Tak Dituruti Penuh, Berimbas ke Strategi?

| Senin, 19 Juni 2023 | 09:21 WIB

Terkini

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:10 WIB

6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda

6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:02 WIB

Gelar Salat Id Perdana di Masjid Barunya, Ivan Gunawan Terapkan Aturan Ketat Buat Marbot

Gelar Salat Id Perdana di Masjid Barunya, Ivan Gunawan Terapkan Aturan Ketat Buat Marbot

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:00 WIB

Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?

Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:55 WIB

Bukan Serial Drama, Inside Men Akan Diadaptasi Jadi Film Prekuel Trilogi

Bukan Serial Drama, Inside Men Akan Diadaptasi Jadi Film Prekuel Trilogi

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:50 WIB

Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani

Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani

Kaltim | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:48 WIB

BRI Catat Remittance Migrant Naik 27,7% Jelang Lebaran 2026

BRI Catat Remittance Migrant Naik 27,7% Jelang Lebaran 2026

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:42 WIB

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:38 WIB

Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?

Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:36 WIB

BRI Catat 27,7% Kenaikan Remittance Migrant dari Luar Negeri

BRI Catat 27,7% Kenaikan Remittance Migrant dari Luar Negeri

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:33 WIB