Ini merupakan pencapaian yang patut dibanggakan setelah sekian lama Timnas tidak merasakannya.
Bukan hanya itu, Timnas Indonesia juga memiliki kesempatan langka untuk melawan juara dunia Argentina.
Meskipun kalah 2-0 dalam pertandingan tersebut, ini menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia dan memberikan pengalaman yang berharga bagi para pemain.
Dampak positif dari perubahan sistem naturalisasi ini mulai terlihat, dan semakin banyak pemain keturunan yang tertarik untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Mereka menyadari bahwa Indonesia memiliki proyek jangka panjang yang menarik dan jelas di bawah kepemimpinan Erick Thohir sebagai Ketua PSSI.
Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas sepak bola nasional dan membentuk Timnas dengan pemain terbaik.
Pemain-pemain seperti Emil Audero, kiper Sampdoria, telah memberikan sinyal keinginan mereka untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Meskipun sebelumnya lebih memilih Italia, Audero kini mulai mempertimbangkan kesempatan untuk membela negara kelahirannya.
Hal ini terlihat dari tindakannya yang mengikuti akun Instagram Erick Thohir sebagai Ketua PSSI.
Selain itu, Ilias Alhaft juga menunjukkan minatnya dengan membawa bendera Merah Putih saat merayakan promosi timnya.
Erick Thohir, dengan tekadnya yang kuat untuk memperbaiki Timnas, akan melakukan segalanya demi kebaikan tim.
Tidak hanya fokus pada pemain, ia juga akan memperpanjang kontrak Shin Tae Yong, pelatih yang pernah mencatatkan kemenangan gemilang melawan Timnas Jerman.
Inilah saatnya! Terobosan sensasional dalam sistem naturalisasi pemain telah membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi.