Program Tak Jalan, Anggaran Pemkot Semarang Sisa Rp 318 Miliar

Semarang Suara.Com
Jum'at, 14 Juli 2023 | 08:51 WIB
Program Tak Jalan, Anggaran Pemkot Semarang Sisa Rp 318 Miliar
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Pemkot Semarang tahun 2022 mencapai Rp 318,93 miliar.

Menurut Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, angka tersebut dinilai masih cukup tinggi.

Adapun penyebab tingginya angka sisa anggaran salahs satunya karena adanya beberapa kegiatan atau program yang yang tidak jadi terealisasi.

Beberapa program tersebut tidak bisa dipaksakan untuk segera dilaksanakan mengingat waktu merealisasikan yang sudah mepet.

Dikhawatirkan jika program tetap dilaksanakan, akan mendapatkan hasil yang tidak baik atau bisa jadi menimbulkan masalah dikemudian hari.

Mbak Ita, sapaan akrab Walikota Semarang mengaku telah mengklarifikasi program mana saja yang tidak bisa dilakukan hingga akhir tahun.

"Saya sudah menyampaikan untuk diprioritaskan nantinya ke infrastruktur, kemudian pemberdayaan masyarakat, agar bisa terserap belanja secara maksimal," tuturnya dikutip dari semarangkota.go.id.

Ita menjelaskan penyebab silpa tinggi yang lainnya juga karena pendapatan pajak di tahun 2022 melebihi target yang ditetapkan.

"Silpa 2022 menjadi lebih besar karena pada akhir-akhir 2022, kami kami genjot pendapatan. Pajak sudah melebihi, capaian 100,2 persen tapi di retribusi memang tidak tercapai," kata.

Baca Juga: Rendy Kjaernett yang Ajak Podcast, Denny Sumargo Auto Wanti-wanti: Kalau Nggak Jujur Nggak Usah

Tingginya angka Silpa 2022 membuat Ita melakukan evaluasi terkait serapan anggaran Pemkot Semarang dan berdiskusi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang persoalan APBD untuk anggaran 2023 mendatang.

"Kenapa Kota Semarang tidak dapat APBD Award. Realisasi pendapatan ada di 10 besar se-Indonesia. Belanja ada di 20 besar se-Indonesia. Kami dapat arahan untuk menganalisa mana saja belanja yang tidak bisa dilakukan sampai akhir 2023," jelasnya.

Ita berharap pada tahun 2023 akan ada perubahan yang signifikan karena sudah identifikasi beberapa program yang tidak bisa dilaksanakan, terutama yang dari lelang.

Terkait serapan anggaran di 2023 yang dinilai masih kurang, ia menyebutkan, Pemerintah Kota Semarang beberapa waktu terakhir ini baru saja melakukan penyesuaian surat pertanggungjawaban (SPJ) sesuai rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Setelah ini, pihaknya akan segera fokus merealisasikan program-program yang telah direncanakan.

"Kami dimita untuk mengevaluasi swakelola baik di dinas teknis maupun lainnha. SPJ dibenerin semua. Hari ini target terakhir penyesuaian SPJ. Kami akan kerja lagi merealisasi serapan belanja untuk lebih tertara dan lebih cepat lagi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI