Kelebihan utamanya adalah kefasihan dalam membawa bola, akurasi umpan pendek dan panjang, serta kemampuan untuk melepaskan diri dari tekanan lawan saat menguasai bola.
Skill ini sering kali terlihat ketika Marselino bermain untuk Timnas Indonesia, seperti dalam pertandingan uji coba melawan Argentina, di mana ia mampu beberapa kali mengecoh dan melepaskan diri dari tekanan gelandang dan bek lawan.
Selain itu, potensi lain yang dapat menambah nilai Marselino sebagai pemain adalah kemampuannya dalam tendangan jarak jauh.
Gol-gol indah yang pernah dicetaknya baik saat bermain untuk Persebaya maupun Timnas Indonesia adalah hasil dari tendangan-tendangan keras dan terukur dari luar kotak penalti.
Jika kemampuan ini terus diasah dan ditingkatkan dengan baik, Marselino berpotensi menjadi pemain Indonesia pertama, tanpa memandang keturunan, yang berhasil bersaing di kompetisi utama sepakbola Belgia.
Tentu saja, semua asa dan potensi ini tetap memerlukan kerja keras dan disiplin dari Marselino sendiri dalam melatih dan meningkatkan diri.
Dukungan dari klub, pelatih, dan staf kepelatihan juga akan menjadi faktor penting dalam membantu Marselino mencapai puncak karier sepakbolanya.
Semoga langkahnya yang berani untuk mengejar karier di Eropa dapat menjadi inspirasi bagi para pemain muda Indonesia lainnya untuk berani bermimpi besar dan mengambil tantangan baru demi meraih kesuksesan dalam dunia sepakbola internasional.