SUARA SEMARANG - Pelatih Indra Sjafri disebut segera akan menangani klub Bhayangkara dan akan berkompetisi resmi di liga.
Bahkan PSSI juga dikabarkan telah memberikan Indra Sjafri izin untuk menangani Bhayangkara pada musim depan.
Dengan demikian, Indra Sjafri bisa disebut turun gunung karena kembali akan melatih di level klub Indonesia.
Namun yang harus digarisbawahi adalah Bhayangkara yang dilatih Indra Sjafri musim depan bukan sebagaimana saat ini.
Musim depan, Indra Sjafri akan membawa deretan pemain-pemain muda yang masuk dalam Timnas U-20.
Dengan kata lain Bhayangkara FC seperti jadi "sekolah" bagi para pemain Timnas U-20 dan Indra Sjafri sebagai pelatih kepala.
Sehingga tak ada kendala soal tugas utama Indra Sjafri yakni menjadi pelatih Timnas Indonesia muda sebagaimana yang diberikan oleh PSSI.
Wacana Bhayangkara menjadi sekolah bagi pemain Timnas muda dan ditangani oleh Indra Sjafri sejatinya sudah lama berhembus.
Namun baru ada titik terang setelah Manajer Timnas Sumarji memberikan keterangan soal tugas Indra Sjafri musim depan.
Dengan bermain di kompetisi resmi maka Timnas Indonesia U-20 akan lebih menyatu dan mengerti kemauan pelatih Indra Sjafri.
Indra Sjafri sendiri akan memiliki banyak lawan berbeda yakni klub-klub yang ada di kasta tertinggi di persepakbolaan di Indonesia.
Meski baik untuk Timnas Indonesia U-20 namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana jika Bhayangkara terdegradasi musim ini atau musim depan.
Dengan terdegradasi di kasta kedua maka secara otomatis iklim kompetisi yang diperoleh Indra Sjafri dan Timnas U-20 juga akan berbeda atau lebih rendah.
Ada yang menyebut jika nantinya tidak ada degradasi khusus untuk Bhayangkara namun klub yang akan dilatih Indra Sjafri ini juga tidak boleh mengangkat trofi juara.
Jika Bhayangkara dibawah asuhan Indra Sjafri berada di posisi pertama, maka gelar juara tetap menjadi milik klub runner up.***