SUARA SEMARANG - Dosen Politeknik Negeri Semarang (Polines) memberikan hibah teknologi tepat guna (TTG) kepada UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Siwarak.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Polines Semarang, Bambang Sumiyarso menyebutkan bahwa mesin pembuat pakan ikan hibah TTG tersebut merupakan salah satu bentuk perwujudan tridarma perguruan tinggi.
Adapun cara kerja mesin pembuat pakan ikan tersebut ialah dengan memasukkan beberapa material seperti sisa-sisa kepala dan tulang ikan, sisa-sisa kepala udang, dan beberapa limbah berprotein lainnya.
Teknologi yang dibuatnya kemudian menghaluskan semuanya menjadi bahan dasar pakan ikan.
“Alat ini digerakkan dengan motor bakar, dan bisa digunakan dengan sangat mudah walaupun bagi orang-orang yang awam,” ungkap Bambang, Sabtu (15/7/2023).
Dalam proses pembuatan TTG ini, Bambang menuturkan bahwa waktu yang diperlukan sekitar lima bulan saja dari bulan Februari hingga Juli. Ide pembuatan teknologi tersebut bermula dari komunikasinya bersama dengan mitra.
“Kami berkomunikasi dengan Bapak Adi Krisianto yang sebelumnya menjabat Kepala UPTD BBI Siwarak sekaligus melakukan survei. Kemudian dari informasi yang diterima, UPTD BBI sering menjadi tuan rumah dalam pelatihan pembibitan ikan, kemudian tercetuslah pembuatan TTG ini untuk membantu di UPTD BBI Siwarak ini,” lanjutnya.
Pihaknya berharap, hibah pengabdian kepada masyarakat ini nantinya bisa membantu proses pelatihan yang diadakan di UPTD BBI Siwarak dan menumbuhkan ide-ide lain yang bisa mendukung program kerja yang ada serta memajukan ekonomi masyarakat binaan di sana.
Senada, Plt Kepala UPTD BBI Siwarak, Muhammad Taufiq Ilyas mengapresiasi hibah pengabdian yang sudah instansinya terima. Dirinya melanjutkan, secara umum fungsi adanya UPTD BBI Siwarak ialah melayani penjualan bibit ikan.
Baca Juga: Terus Awasi Penyaluran di Semarang, Pangkalan LPG 3 Kg Jadi Pejuang Subsidi Tepat Seasaran
“UPTD BBI Siwarak itu adalah UPTD milik Pemerintah Kabupaten Semarang yang melayani penjualan bibit ikan. Selama ini kita fokuskan di bibit nila,” ungkapnya.
Adapun pembelian bibit di tempatnya tersebut dilaksanakan di hari Kamis saja untuk masyarakat umum.
Lebih lanjut, Taufiq menjelaskan bahwa UPTD BBI Siwarak tidaklah melaksanakan pelatihan secara langsung, namun, sekadar menjadi tuan rumah dari lembaga penyuluhan atau pelatihan yang sudah mendapatkan izin sesuai ketentuan yang berlaku.
“Di sini hanya ketempatan saja untuk pelatihan, yang mengadakan dari bidang perikanan atau penyuluhan, BBI sebagai penyedia tempat,” imbuhnya.
Pelatihan yang biasa dilakukan di UPTD BBI Siwarak ialah pelatihan budidaya ikan yang di dalamnya termasuk pelatihan pembuatan pakan.
Dikarenakan beberapa sektor dalam pelatihan di tempatnya masih menerapkan metode konvensional, Taufiq menambahkan TTG yang diterima pada hari Rabu (12/7/2023) kemarin itu bisa menjadi salah satu sarana pembantu yang digunakan untuk pelatihan ke depan.