semarang

Desa Pesisir paling Terisolir Dekat Tol Semarang-Demak Ini Gunakan Pembalut Kain yang Ramah Lingkungan

Semarang Suara.Com
Rabu, 09 Agustus 2023 | 13:29 WIB
Desa Pesisir paling Terisolir Dekat Tol Semarang-Demak Ini Gunakan Pembalut Kain yang Ramah Lingkungan
Pembagian pembalut kain kepada perempuan dan anak di Desa Timbulsloko Demak didasari banyak faktor dari ekonomi, sosial, hingga lingkungan (Suara Semarang (DOK))

Situasi desa-desa pesisir  yang terisolir akibat krisis iklim, adanya banjir rob, air laut yang terus pasang tinggi, pembangunan yang tidak ramah, berdampak pada perekonomian yang semakin sulit berkembang.

Tingkat pendapatan yang cenderung tetap atau berkurang, namun pengeluaran warga di kampung pesisir menjadi lebih besar karena harus mengeluarkan  biaya bahan bakar dari daratan ke kampung dan sebaliknya.

Begitu juga dengan harga bahan kebutuhan pokok yang juga membengkak, termasuk kebutuhan pembalut menstruasi.  

Situasi ini menyebabkan perempuan terjebak dalam situasi period poverty atau kemiskinan menstruasi, yaitu situasi perempuan atau keluarga mengalami kesulitan dalam memenuhi hak menstruasi sehat yang merupakan bagian dari hak kesehatan seksual dan reproduksi.

Situasi tempat tinggal yang terisolir, mengakibatkan semakin sulitnya akses bagi perempuan dan anak perempuan untuk mendapat informasi dan pengetahuan tentang kesehatan diri. 

Termasuk ketidakpahaman akan pengetahuan tentang pemakaian pembalut sekali pakai dalam waktu yang lama mengakibatkan gangguan organ reproduksi, seperti panas, gatal-gatal, ruam, dan infeksi.

Untuk alasan penghematan, perempuan dan anak perempuan terpaksa memakai satu pembalut selama seharian penuh. Akibatnya perempuan dan anak perempuan yang mengalami gangguan kesehatan organ reproduksi harus menambah pengeluaran untuk membeli obat atau mengakses puskesmas yang jauh dari kampung. 

Selain dampak kesehatan dan ekonomi, terisolirnya kampung di pesisir Demak  juga mengakibatkan semakin sulitnya mengelola sampah di lingkungan kampung yang terdampak  banjir rob.

Belum adanya sistem pengelolaan sampah yang baik, menyebabkan sampah pembalut sekali pakai berakhir menambah jumlah penumpukan sampah yang tidak dapat hancur dan semakin merusak wilayah pesisir Demak.***

Baca Juga: Dukuh Daon Lor Desa Wonowoso Demak Tenggelam Selutut Orang Dewasa, Sebagian Warga Mengungsi di Masjid, Lainnya Bertahan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI