SUARA SEMARANG - Gelandang Marselino Ferdinan harus rela dilewati oleh young guns asal Thailand Suphanat Mueanta.
Menyusul Marselino Ferdinan, pemain sayap Timnas Thailand tersebut resmi bergabung dengan klub Belgia.
Bedanya, Suphanat melewati catatan Marselino Ferdinan karena langsung bergabung dengan klub kasta tertinggi Liga Belgia Oud-Heverlee Leuven.
Bahkan young guns Thailand tersebut kini bermain di satu liga dengan rekan Timnas Marselino Ferdinan yakni Sandy Walsh di KV Mechelen.
Jika menilik catatan Suphanat di klub sebelumnya Buriram, maka statistik Marselino Ferdinan memang kalah jauh.
Suphanat telah bermain sebanyak 101 di Liga Thailand dengan 24 gol dan 15 assist. Ia juga pernah bermain di Liga Champions Asia sebanyak 5 kali.
Namun ketertarikan Oud-Heverlee Leuven tersebut bisa jadi tak murni karena kemampuan Suphanat.
Berbeda dengan ketertarikan KMSK Deinze saat merekrut Marselino Ferdinan yang murni karena skil, Oud-Heverlee Leuven bisa jadi mendatangkan Suphanat karena faktor orang dalam.
Pasalnya pemilik Oud-Heverlee Leuven adalah sama dengan pemilik Leicester City salah satu klub di Liga Inggris, Vichai Srivadhanaprabha.
Baca Juga: OUT Alfeandra Dewangga Batal ke Timnas, PSIS Ketiban Berkah Lawan Persib Bandung?
Disebut faktor orang dalam "Thailand" maka jalur kedatangan Suphanat ke Belgia berbeda dengan Marselino Ferdinan.
Sebelum Suphanat, kiper Timnas Thailand Kawin Thamsatchanan juga pernah bermain untuk klub tersebut.
Meski bergabung dengan klub kasta tertinggi di Belgia dan melewati catatan Marselino Ferdinan saat ini, klub Suphanat berada di zona degradasi.
Dari tiga laga yang dimainkan Oud-Heverlee Leuven sama sekali belum pernah menang dan menelan dua kekalahan serta sekali imbang.
Produktivitas golnya pun terbilang rendah karena memasukkan 3 gol dan kemasukan 8 kali dari 3 laga tersebut.
Meski demikian Suphanat bisa saja membuktikan jika dirinya lebih baik dari Marselino Ferdinan meski disebut bergabung lewat orang dalam.