SUARA SEMARANG - Marselino Ferdinan dan KMSK Deinze sama-sama mendapatkan mimpi buruk di papan klasemen usai ditekuk Lommel FC.
Kekalahan tipis 1-0 KMSK Deinze membuat klub Marselino Ferdinan harus tertahan di papan bawah klasemen sementara.
Marselino Ferdinan juga mendapatkan mimpi buruk di laga terbaru KMSK Deinze tersebut karena tak melepaskan jaket.
Upaya Marselino Ferdinan dkk untuk mengatrol posisi di klasemen sementara harus kembali terhenti di tangan Lommel. Gol tunggal Arthur Sales menjadi pembeda dan Marselino Ferdinan dkk tak bisa membalas.
Alhasil, KMSK deinze harus rela posisinya masih berada di urutan 12 klasemen sementara. Di sisi lain Lommel FC memperkokoh kedudukan sebagai pemuncak klasemen dengan 9 poin.
Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Marselino Ferdinan dkk di awal musim ini.
Sementara itu Marselino Ferdinan di laga tersebut sama sekali tak melepas jaket alias hanya menghangatkan bangku cadangan.
Marselino Ferdinan tak diturunkan oleh pelatih KMSK Deinze Marc Grosjean karena kalah pertarungan di lini tengah.
Jika melihat persentase penguasaan bola maka Marselino Ferdinan dkk kalah dengan 46 persen berbanding 54 persen.
Baca Juga: Terlempar Lima Besar, Klasemen Ipswich Town Usai Mimpi Sempurna Dihentikan Leeds
Kuatnya lini tengah Lommel FC ditengarai sebagai alasan mengapa pelatih KMSK Deinze sama sekali tak menurunkan Marselino Ferdinan.
Meski demikian, akurasi umpan milik para pemain KMSK Deinze patut diacungi jempol karena mencapai 80 persen.
Kekalahan 1-0 tersebut juga menegaskan minimnya kreativitas lini serang KMSK Deinze karena hanya membukukan 2 gol dalam 3 laga.
Sejauh ini Marselino Ferdinan dkk juga sudah kebobolan 4 gol dan menjadi salah satu yang terbanyak di antara 16 kontestan.
Alasan lain mengapa Marselino Ferdinan tak diturunkan adalah pelatih KMSK Deinze masih berhati-hati dengan kondisi pemain 19 tahun tersebut usai mengalami cedera.***