SUARA SEMARANG - Hadirnya Hulk di lini pertahanan Timnas Indonesia dibawah Shin Tae Yong akan menjadi duet benteng tangguh bersama Elkan Baggott.
Sama-sama berpostur tinggi, Hulk dan Elkan Baggott menjadi bek tengah sempurna bagi pertahanan anak asuh Shin Tae Yong.
Dipanggilnya Hulk oleh Shin Tae Yong menjadikan tambahan satu bek lokal bergabung bersama para pemain bertahan yang rata-rata bermain di negara luar.
Sebelum hulk atau pemain yang bernama asli Wahyu Prasteyo ini dipanggil, bek-bek "kesayangan" Shin Tae Yong rata-rata adalah pemain yang bermain di luar negeri.
Shin Tae Yong dikenal memiliki standar tinggi dalam memilih lini pertahanan seperti Elkan Baggott, Jordi Amat, Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan.
Namun kini Hulk menjadi nama baru di skuad Shin Tae Yong dan menariknya ia adalah bek tengah lokal yang bermain untuk PSIS Semarang.
Shin Tae Yong dianggap kepincut dengan statistik Hulk bersama PSIS Semarang yang sukses menjadikan salah satu klub dengan kebobolan sedikit.
Dari 18 klub di liga, kebobolan paling sedikit dimiliki oleh RANS dengan 9 gol. Diikuti Borneo, Barito Putera dan PSIS Semarang dengan 10 gol.
Kekuatan Hulk di lini belakang menjadikan Shin Tae Yong penasaran dengan kemampuan pemain setinggi 180 cm ini. berada di usia emas 25 tahun, Hulk memiliki kecepatan dan kemampuan untuk membawa permainan lawan.
Saat ini di Indonesia, sangat jarang bek tengah lokal dengan skil mumpuni didukung postur yang tinggi menjulang sebagaimana kemauan Shin Tae Yong.
Hulk diproyeksikan oleh Shin Tae Yong saat Timnas Indonesia melawan Turkmenistan di FIFA Match Day. Sebelumnya, ia akan bergabung dengan skuad lain untuk mengikuti pemusatan latihan 4-9 September 2023.
Shin Tae Yong dinilai harus memenangkan laga melawan Turkmenistan kali ini. Tujuannya kembali menaikkan peringkat Timnas Indonesia di dunia.
Sebelumnya, peringkat Timnas Indonesia asuhan Shin Tae Yong merosot gegara kalah melawan Argentina di ajang yang sama.
Sejauh ini peran lini pertahanan yang dibentuk Shin Tae Yong di Timnas Indonesia sangat vital. Hal itu menutup kekurangan di lini serang yang minim gol.
Di sisi lain Shin Tae Yong juga dihadapkan jadwal padat karena harus segera memikirkan untuk laga internasional lainnya di September ini.