SUARA SEMARANG - Izin Marselino Ferdinan dari KMSK Deinze untuk ikut serta di kualifikasi Piala Asia U-23 2023 dipertanyakan. Alasanya, di waktu yang sama klub kasta kedua itu harus menjalani laga di Piala Belgia.
Sampai saat ini belum ada tanda-tanda izin yang diberikan KMSK Deinze untuk Marselino Ferdinan. Padahal biasanya klub sudah ramai-ramai mengunggah informasi keikutsertaan para pemainya di ajang internasional tersebut.
Jika Marselino Ferdinan tak dapat izin maka akan jadi kerugian besar bagi Timnas Indonesia yang menjadikan kualifikasi Piala Asia 2023 ini prioritas.
Di sisi lain, KMSK Deinze juga akan rugi besar jika harus melepas Marselino Ferdinan di saat mereka mesti menjalani laga di putaran keenam Piala Belgia.
Sesuai jadwal maka KMSK Deinze akan menghadapi ROC Charleroi di Piala Belgia pada Minggu 10 September 2023. Padahal, Marselino Ferdinan dibutuhkan di skuad Indonesia untuk Piala Asia 2023 tanggal 6-12 September 2023.
Timnas Indonesia tergabung di Grup K bersama dengan Turkmenistan dan China Taipei. Marselino Ferdinan harus segera bergabung dengan rekan-rekan setim yang berlaga di Stadion Manahan Solo.
Sebagai klub kasta kedua, KMSK Deinze menjadikan Piala Belgia ini prioritas. Selain target lolos promosi di kasta tertinggi LIga Belgia musim depan.
Klub juga memberikan kesempatan bermain bagi para pemain muda yang belum mendapatkan menit bermain di liga. Marselino Ferdinan sendiri sampai pekan keempat ini sama sekali belum mendapatkan kesempatan itu.
Marselino Ferdinan kalah bersaing dengan gelandang De Schryver yang baru didatangkan oleh KMSK Deinze di awal musim ini.
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Jeonnam Dragons Lawan Seongnam Jadi Kabar Buruk
Untuk itu laga di Piala Belgia melawan ROC Charleroi itu sebenarnya begitu penting bagi Marselino Ferdinan untuk beradaptasi di KMSK Deinze.
ROC Charleroi tercatat sebagai salah satu kontestan di Divisi Amatir Liga Belgia. Saat ini penampilan mereka melempem di awal musim karena sudah dua kali kalah dari dua laga perdana.
Marselino Ferdinan saat ini sama-sama dibutuhkan klub dan Timnas, diharapkan ada kejelasan komunikasi sehingga bisa segera fokus di salah satu laga.***