SUARA SEMARANG - Sosok Luluk Nuril telah menjadi pusat perhatian dan kontroversi belakangan ini setelah berperilaku kasar pada seorang pelajar SMA yang sedang magang di toko.
Video insiden tersebut menjadi viral dan berujung pada pencopotan suaminya, Bripka Nuril, dari jabatan polisi.
Namun, di balik kontroversi tersebut, ada sebuah rahasia tersembunyi yang semakin menambah misteri sosok Luluk Nuril.
Salah satu fakta mengejutkan yang baru-baru ini terungkap adalah bahwa Luluk Nuril telah melakukan tindik lidah.
Hal ini menjadi perbincangan hangat di kalangan publik, terutama setelah melihat potret tindik lidahnya yang viral.
Potret tersebut menunjukkan sebuah tonjolan besi bulat yang ditempatkan di tengah-tengah lidah Luluk.
Tindik lidah mungkin terlihat seperti tren mode yang keren, namun, ada risiko serius yang terkait dengan prosedur ini.
Menurut survei National Health Service, satu dari empat orang yang menjalani tindik akan mengalami komplikasi.
Hal ini tidak mengherankan karena prosedur tindik melibatkan pembuatan luka, dan risiko infeksi selalu ada.
Baca Juga: Song Hye Kyo Terlihat Seperti Boneka Barbie di Singapura! Penggemar Tidak Bisa Berhenti Berteriak!
Selain itu, tindik lidah juga dapat memiliki dampak jangka panjang yang serius. Ini bisa termasuk gigi yang patah, masalah gusi, kerusakan pada email gigi, dan bahkan memengaruhi bentuk rahang.
Selain itu, perawatan yang tidak tepat dapat menyebabkan alat tindik lepas dan berpotensi menjadi bahaya tertelan.
Risiko infeksi juga meningkat ketika seseorang menjalani tindik lidah. Infeksi dapat memengaruhi mulut, bibir, dan gusi, dan dalam kasus yang parah, dapat mengganggu kemampuan berbicara, mengunyah, dan menelan.
Selain itu, jika prosedur tindik lidah tidak dilakukan dengan benar, hal ini dapat meningkatkan risiko penularan penyakit.
Namun, yang lebih mengejutkan adalah bahwa seseorang yang menjalani prosedur tindik lidah dapat mengalami reaksi alergi terhadap logam yang digunakan dalam tindikan.
Beberapa orang alergi terhadap logam seperti nikel, yang dapat menyebabkan ruam, kemerahan, gatal-gatal, bercak kering, atau bahkan luka berisi cairan.