SUARA SEMARANG – Kritikan masih membanjiri sejumlah pemain asing PSIS Semarang, usai tim Mahesa Jenar menelan kekalahan dari Persis Solo.
Dua tim dari Jawa Tengah ini memang terkenal memiliki rivalitas tinggi. Kemenangan tentunya tak ingin dilepaskan oleh Persis Solo yang bermain di hadapan ribuan suporternya.
Sementara PSIS Semarang yang berada di papan atas klasemen sementara tak ingin melewatkan tiga poin untuk memperkuat posisinya.
Ternyata, berada di peringkat yang jauh di atas lawan, tidak menjamin kemenangan bagi PSIS Semarang.
Gawang tim Mahesa Jenar berhasil dibobol dua kali oleh Laskar Samber Nyawa tanpa balasan dalam laga lanjutan pekan ke-12 Liga 1 2023/2024 yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Sabtu (16/9).
Kekalahan tersebut memantik kekecewaan para pendukung Laskar Mahesa Jenar. Beberapa pemain dinilai memberikan permainan yang jauh dari kata memuaskan.
Selain pemain lokal Tri Setiawan yang kena hujat warganet, dua pemain asing PSIS Semarang juga tak lepas dari kritikan.
Yaitu Taisei Marukawa serta Carlos Fortes. Performa dua pemain asing ini dinilai menurun, dan dianggap tak sesuai dengan harga yang harus dibayarkan oleh manajeman PSIS Semarang.
“Fortes Taisei evaluasii, mahal bayarane nek gak ada fungsine eman,” kritik salah satu warganet di unggahan @psisfcofficial.
Baca Juga: Tiga Pemain Persis Solo Gusur PSIS Semarang
“Evaluasi pemain asingmu, pemain larang-larang (mahal), nek mung B wae, eman (sayang jika hanya biasa saja),” kritik netizen lainnya yang diikuti oleh kritikan serupa dari sejumlah warganet lainnya.
Catatan transfermarkt, pada Agustus 2023 lalu, harga pasaran Taisei Marukawa sebesar Rp6,08 miliar. Masih harga termahal di skuad PSIS Semarang, meskipun sempat turun Rp1 miliar lebih dari awal bergabung dengan PSIS Semarang.
Harga dari winger asal Jepang tersebut nyaris tiga kali lipat dari dua winger lokal lainnya, Wawan Febriyanto dan Riyan Ardiansyah yang senilai Rp2,6 miliar.
Begitu juga dengan Carlos Fortes. Striker PSIS ini memiliki harga pasaran mencapai Rp5,21 miliar.
Harga pasaran Carlos Fortes ini masih lebih tinggi dibanding harga pemain lokal termahal di PSIS, Alfeandra Dewangga yang senilai Rp4,3 miliar.***