SUARA SEMARANG - Pertandingan Liga 2 Belgia baru-baru ini mempertemukan dua tim kuat, KMSK Deinze dan Zulte Waregem, dalam sebuah duel sengit.
Meskipun KMSK Deinze harus menerima kekalahan ketiganya musim ini, sorotan tetap tertuju pada salah satu pemain muda berbakat, Marselino Ferdinan, yang merupakan pemain asal Indonesia.
KMSK Deinze, tim yang sebelumnya berjuang untuk meraih konsistensi dalam permainannya, menghadapi tim pemuncak klasemen, Zulte Waregem, dalam pertandingan yang berpotensi menjadi ujian berat.
Meskipun dalam segi penguasaan bola KMSK Deinze kalah, mereka memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol.
Bahkan, dalam pertandingan tersebut, mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun, gol yang tercipta pada menit ke-76 membuat mereka harus menerima kekalahan akhirnya.
Meskipun demikian, Marselino Ferdinan menjadi sorotan utama dalam tim. Pemain muda asal Indonesia ini mencuri perhatian sejak tampil apik dalam kualifikasi Piala Asia U-23 2023.
Pada laga pramusim sebelumnya, Marselino merupakan pemain yang diandalkan oleh pelatih Marc Grosjean. Kontribusinya sangat berarti bagi tim pada saat itu.
Namun, sayangnya, pelatih Marc Grosjean belum memberi kesempatan debut yang pantas bagi Marselino.
Padahal, Marselino telah menunjukkan performa yang bagus dan bahkan berhasil mencetak gol debutnya hanya dalam empat pertandingan.
Awal musim ini tampaknya tidak begitu menguntungkan bagi Marselino karena dia melewatkan banyak pertandingan yang seharusnya memberinya kesempatan untuk berkontribusi.
Meskipun demikian, Marselino Ferdinan tetap menjadi harapan bagi KMSK Deinze. Kemampuannya yang telah terbukti dalam beberapa kesempatan membuatnya menjadi salah satu pemain muda yang paling menjanjikan dalam skuad tim.
Dengan pengalaman dan kesempatan yang tepat, Marselino bisa menjadi salah satu bintang terang di dunia sepakbola Belgia dan Indonesia.
KMSK Deinze dan para penggemar sepakbola Indonesia tentu berharap melihatnya bersinar lebih cerah di masa depan.