Selama proses fermentasi, campuran pakan harus dipantau secara rutin.
Parameter seperti pH dan suhu harus dijaga dalam rentang yang optimal untuk memastikan bahwa fermentasi berlangsung dengan baik.
Pakan ayam fermentasi dikatakannya memiliki keunggulan gizi yang signifikan dibandingkan dengan pakan konvensional.
"Proses fermentasi meningkatkan ketersediaan nutrisi dan memecah antinutrisi, sehingga ayam dapat menyerap nutrisi dengan lebih efisien," ungkapnya
Melalui pakan ayam fermentasi, diharapkan para peternak dapat meningkatkan efisiensi produksi, termasuk peningkatan berat badan dan produksi telur.
Ayam yang diberi pakan fermentasi cenderung lebih sehat dan memiliki tingkat konversi pakan yang lebih baik.
Pembuatan pakan ayam fermentasi tidak hanya memberikan manfaat bagi peternak, tetapi juga merupakan langkah penting menuju pertanian yang lebih berkelanjutan.
Proses fermentasi mengurangi limbah dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam.
"Dengan mengadopsi teknik pembuatan pakan ayam fermentasi, peternak dapat meningkatkan kualitas pakan mereka, memberikan nutrisi yang lebih baik untuk ayam, dan berkontribusi pada pertanian yang lebih berkelanjutan. Inilah bukti nyata bahwa inovasi dalam produksi pakan dapat membawa dampak positif yang besar dalam industri peternakan modern," pungkasnya.
Baca Juga: Datangi Stadion Bumi Sriwijaya, Suporter Singa Mania Sampaikan Pesan Khusus Ini Pada Coach Yoyo