Tim Pengabdi Universitas PGRI Semarang Ubah Ampas Tahu dan Limbah Ikan Jadi Pakan Ayam Fermentasi Bergizi Tinggi

Semarang | Suara.com

Jum'at, 06 Oktober 2023 | 22:07 WIB
Tim Pengabdi Universitas PGRI Semarang Ubah Ampas Tahu dan Limbah Ikan Jadi Pakan Ayam Fermentasi Bergizi Tinggi
Tim pengabdi dari Universitas PGRI Semarang memberikan pelatihan membuat pakan ayam fermentasi dari limbah tahu dan ikan (semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Tim pengabdi dari Universitas PGRI Semarang melihat banyaknya ampas tahu dan limbah ikan rucah di Desa Sukolilan, Kecamatan Patebon, Kendal yang mudah terbuang percuma.

Di sisi lain, peternak ayam di daerah tersebut masih membutuhkan bahan makanan untuk ternaknya.

Hal ini yang membuat Tim pengabdi dari Universitas PGRI Semarang mencari cara untuk mengubah bahan yang tidak tahan lama tersebut menjadi pakan ayam.

Akhirnya tim pengabdi menemukan cara, yakni dengan penerapan teknologi pakan fermentasi dan memberikan pelatihan kepada warga untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Menurut tim pengabdi dari Universitas PGRI Semarang, David Firna Setiawan, Proses fermentasi memberikan keunggulan signifikan dalam hal nilai gizi dan kecernaan pakan, menghasilkan hasil yang lebih baik dan sehat untuk ayam.

Selain itu, dengan proses fermentasi daya tahan material pakan akan meningkat.

"Apabila pakan fermentasi tetap disimpan di tempat tertutup dan hanya digunakan secukupnya, material pakan dapat bertahan hingga 2 bulan," katanya (4/10/2023).

Dia menjelaskan ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam proses fermentasi, yaitu seleksi bahan baku yang berkualitas, penggilingan dan pencampuran, pengaturan suhu dan kelembaban yang optimal, inokulasi mikroorganisme pemfermentasi, serta penyimpanan.

Pembuatan pakan ayam fermentasi dimulai dengan pemilihan bahan baku berkualitas tinggi.

Komposisi tepat dari bahan-bahan seperti ampas tahu, dedak, dan ikan rucah. Di daerah pesisir seperti kecamatan Patebon, Kendal material tersebut memiliki harga yang murah dan sangat mudah di dapat.

Ampas tahu yang masih segar dihargai Rp10.000 per 20 Kg. Sedangkan ikan rucah dihargai Rp3.000 sampai Rp5.000 per Kg.

"Setelah bahan baku dipilih, langkah berikutnya adalah penggilingan dan pencampuran. Ini bertujuan untuk menciptakan campuran homogen yang akan memudahkan proses fermentasi dan memaksimalkan penyerapan nutrisi oleh ayam," tambahnya.

Dia menjelaskan, proses fermentasi membutuhkan pengaturan suhu dan kelembaban yang tepat.

"Kondisi ini menciptakan lingkungan yang ideal bagi mikroorganisme untuk berkembang biak dan memfermentasi bahan baku menjadi pakan yang lebih mudah dicerna. Salah satu alat penting yang dibutuhkan pada tahap ini adalah tong yang memiliki tutup rapat," bebernya.

Mikroorganisme pemfermentasi seperti bakteri asam laktat atau ragi aktif ditambahkan ke campuran pakan. Mereka memainkan peran penting dalam menguraikan bahan baku dan meningkatkan nilai nutrisi pakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Semarang Panas, Mbak Ita: Cocok Buat Tanam Melon

Semarang Panas, Mbak Ita: Cocok Buat Tanam Melon

| Jum'at, 06 Oktober 2023 | 21:41 WIB

Soal Kabar Kapolrestabes Semarang Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan Pimpinan KPK, Polda Metro Jaya Bilang Begini

Soal Kabar Kapolrestabes Semarang Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan Pimpinan KPK, Polda Metro Jaya Bilang Begini

News | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 21:27 WIB

TPA Jatibarang Kembali Terbakar

TPA Jatibarang Kembali Terbakar

Foto | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 20:09 WIB

Terkini

Lenovo Legion Y700 2026: Tablet Mungil yang Bikin HP Gaming Kamu Kena Mental!

Lenovo Legion Y700 2026: Tablet Mungil yang Bikin HP Gaming Kamu Kena Mental!

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:31 WIB

Cara Mengunci Aplikasi di HP Samsung, Xiaomi dan OPPO Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Mengunci Aplikasi di HP Samsung, Xiaomi dan OPPO Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:30 WIB

5 Film Yoo Hae Jin Raih Lebih dari 10 Juta Penonton, Terbaru The King's Warden

5 Film Yoo Hae Jin Raih Lebih dari 10 Juta Penonton, Terbaru The King's Warden

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:30 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Bromo Tak Melonjak Drastis

Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Bromo Tak Melonjak Drastis

Jatim | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:21 WIB

5 Rekomendasi HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaru 2026

5 Rekomendasi HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaru 2026

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:20 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!

Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Bukittinggi Usul Jadi Daerah Istimewa, Momentum 100 Tahun Jam Gadang Didorong ke Pusat

Bukittinggi Usul Jadi Daerah Istimewa, Momentum 100 Tahun Jam Gadang Didorong ke Pusat

Sumbar | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:10 WIB