SUARA SEMARANG - Bek PSIS Semarang, Wahyu Prasetyo mengungkapkan bahwa dirinya ingin menjadi starter saat Timnas Indonesia menghadapi Brunei Darussalam pada 12 Oktober 2023 mendatang.
Di PSIS Semarang, posisi Wahyu Prasetyo saat ini memang tidak tergantikan berduet dengan Lucao.
Bersama Timnas, Wahyu Prasetyo menjalani debut sebagai pemain pengganti saat Indonesia mengalahkan Turkmenistan dalam FIFA Matchday.
Kini Wahyu Prasetyo menginginkan dirinya bisa masuk dalam strategi yang diracik oleh Shin Tae-yong dalam menghadapi Brunei Darussalam.
"Kalau persiapan khusus pasti, kita paling nambah-nambah sedikit buat ke depannya menghadapi Brunei. Target saya semoga bisa starting 11 tentunya dan memberikan yang terbaik," ujar Wahyu Prasetyo dikutip dari suara.com.
Pemain yang akrab disapa Hulk ini mendapatkan pujian dari netizen dalam debutnya bersama Timnas Indonesia.
Netizen menilai bahwa postur Wahyu Prasetyo sangat cocok untuk menjaga lini belakang.
Dengan tinggi 1,8 meter dan badan yang kekar, Wahyu Prasetyo dianggap sebagai tembok yang kuat sebelum pemain musuh berhadapan dengan kiper.
Wahyu Prasetyo juga kerap kali memberikan umpan direct kepada rekan-rekannya di PSIS Semarang.
Baca Juga: Jokowi Tidak Mau Buru-buru Cari Pengganti Syahrul Yasin Limpo: Sudah Ada
Tidak jarang, visi yang dimiliki Wahyu Prasetyo kerap kali membahayakan gawang lawannya saat memberikan umpan tajam kepada penyerang PSIS Semarang.
Dengan adanya nama Wahyu Prasetyo, PSIS Semarang menyumbang banyak pemain belakang yang menjadi langganan Timnas Indonesia.
Sebelumnya sudah ada Alfeandra Dewangga, Haykal Alhafiz dan kiper Adi Satryo yang kerap dipanggil Timnas Indonesia.
Bahkan Pratama Arhan yang kini bermain untuk Tokyo Verdy dulunya juga kerap dipanggil ke Timnas saat masih berseragam PSIS Semarang.