SUARA SEMARANG - Andy Budiman kembali menyapa warga Kota Semarang, kali ini dia memberikan cara cerdas bermedia sosial kepada Ikatan Mahasiswa Asli Semarang (IKAN MAS) di Villa Bokong Semar Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati Semarang pada Sabtu malam (7/10/2023).
Caleg DPR RI di Dapil 1 Jateng itu memberikan materi dalam acara bertajuk IKAN MAS menyapa 2024. Pria yang bertarung memperebutkan kursi Senayan di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Salatiga ini mengatakan algoritma bisa berubah karena pembuatnya.
Andy menuturkan, dengan menggunakan struktur kepemahaman kita ke media yang tepat, maka suatu aplikasi itu mempunyai suatu pedoman dan arah informasi yang jelas dan sesuai dengan algoritma kita.
"Berbicara mengenai navigasi digital kita harus memahami posisi keaadaan, jarak, dan pemahaman kita terhadap media. Apalagi dalam waktu ini atau tahun ini, kita terpolarisasi karena sudah memasuki tahun politik. Maka dari itu kita harus memahami dan juga kita harus mendalami suatu berita dan sering sering mecari informasi terlebih dahulu sebelum menyimpulkan sesuatu agar tidak termakan hoax," beber Andy panjang lebar membuka diskusi.
"Jangan berikan ruang kepada kebohongan untuk menyebar," tegasnya.
Andy selanjutnya menjelaskan politik media sosial memiliki dampak yang signifikan dalam dunia modern. Beberapa kesimpulan penting tentang politik media sosial meliputi pengaruh besar, filter bubble, disinformasi, kampanye politik, aktifsme sosial, privasi, dan regulasi.
Yang pertama dalam penjelasan Andy, pengaruh besar media sosial memiliki kekuatan untuk mempengaruhi opini publik, memobilisasi massa, dan memengaruhi hasil pemilihan dengan cepat.
Kemudian Filter Bubble Media sosial cenderung menciptakan gelembung informasi di mana individu hanya terpapar pada pandangan yang sejalan dengan kepercayaan mereka sendiri, meningkatkan polarisasi.
Lalu Disinformasi yang biasa diartikan menyebarnya berita palsu dan disinformasi di media sosial dapat merusak proses politik dan keputusan publik.
Baca Juga: Kustomfest 2023, Pimwil Pegadaian Kanwil XI Semarang Ajak Pecinta Otomotif Berinvestasi yang Aman
Untuk kampanye politik, Andy menjelaskan bahwa kandidat dan partai politik semakin mengandalkan media sosial untuk kampanye dan berinteraksi dengan pemilih.
Aktivisme sosial di media sosial juga menurut Andy telah memungkinkan aktivisme sosial yang cepat dan luas, memungkinkan orang untuk berkumpul dalam isu-isu tertentu.
Kemudian keamanan privasi, menurut Andy, isu privasi menjadi penting, karena data pengguna sering digunakan untuk tujuan politik dan periklanan yang tidak selalu transparan.
Terakhir berkaitan dengan regulasi yang seharusnya lebih mengatur media sosial dalam politik, meskipun ini memicu debat tentang kebebasan berbicara.
"Dengan demikian, politik media sosial adalah bagian integral dari proses politik modern yang memiliki potensi positif dan negatif yang signifikan," tutup Andy.***