Cerita Mbak Ita Melihat Perjuangan Petugas Damkar Padamkan Api TPA Jatibarang: 24 Jam Non Stop Siang Malam

Semarang

Senin, 09 Oktober 2023 | 20:58 WIB
Cerita Mbak Ita Melihat Perjuangan Petugas Damkar Padamkan Api TPA Jatibarang: 24 Jam Non Stop Siang Malam
Cerita Mbak Ita Melihat Perjuangan Petugas Damkar Padamkan Api TPA Jatibarang: 24 Jam Non Stop Siang Malam. (Dok Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Kisah tentang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Semarang saat padamkan api di TPA Jatibarang diceritakan oleh Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita.

Cerita para petugas pemadam kebakaran itu diceritakan Mbak Ita dihadapan para lurah dan camat se Kota Semarang, saat Rapat Koordinasi Kewaspadaan Wilayah Terhadap Bencana Kebakaran di Balaikota Semarang, Senin 9 Oktober 2023.

Sebelumnya, kejadian kebakaran kembali terjadi di TPA Jatibarang Kota Semarang pada Jumat 6 Oktober 2023 lalu. Dinas Damkar menurunkan semua armada truk pemadam.

Sejak saat itu hingga sekarang, para petugas kebakaran dari Dinas Damkar Kota Semarang terus berjibaku padamkan api di TPA Jatibarang.

Menurut Mbak Ita, perjuangan memadamkan api kali ini berbeda dengan kejadian kebakaran yang sebelumnya. Sebab lokasi yang terbakar adalah lahan aktif, yaitu sampah yang belum diolah.

Sehingga mengakibatkan sumber nyala api yang cepat merambat. Di tambah dengan kondisi cuaca dan angin yang kencang saat itu.

"Perjuangan 24 jam petugas luar biasa dengan api asap ditutup agar gas hilang," kata Mbak Ita.

Mbak Ita yang langsung melihat bagaimana para petugas pemadam kebakaran di lapangan dalam proses memadamkan api di TPA Jatibarang. 

Ia kemudian memperlhatkan dalam slide video yang mendokumentasikan kegiatan pemadaman api di TPA Jatibarang oleh damkar dihadapan para lurah dan camat.

baca juga

Berbagai teknik cara dilakukan agar api tidak merebet ke area intake metana.

Terlebih, api yang sudah menjadi bara sangat rentan akan menjalar kembali. Teknik yang digunakan diantaranya injek air kedalam tumpukan sampah yang telah menjadi bara api.

Kemudian, tumpukan sampah juga kembali digali dan dibongkar dengan kendaraan alat berat bachoe (Begu).

"Tumpukan sampah yang menyala dibongkar kembali dengan Begu, agar api bara tidak menyala," katanya.

Mbak Ita juga bersama para OPD dan tim gabungan selalu memantau area sekitar TPA Jatibarang. Di mana banyak ilalang kering. Sembari memetakan area resiko kebakaran.

"Bahkan setiap pagi menyusuri area sekitar TPA Jatibarang untuk memetakan potensi kebakaran," katanya.

Sementara itu, bagi area kebakaran yang tak bisa dijangkau oleh armada pemadam kebakaran dan yang tak bisa diinjeksi. Di kerahkan kendaraan 40 dump truk dan eskavator di zona 4 dan juga akan meminimalisir di zona 3.

"Jadi hanya buldozer dan eksavator, ditambah dump truk yang bisa ke sana. Ini lah perjuangan petugas damkar, kasihan, harus semuanya peduli, makanya setiap OPD kita tugaskan ke sana agar tahu kondisinya," katanya.

Total setiap hari ada sekitar 50 petugas pemadam kebakaran yang ada di lapangan dengan selang air yang dibawa. Untuk memadamkan api di TPA Jatibarang luasan 5 ha agar tidak merembet.

"Sebab seberangnya ada intake jadi jangan sampai merebet ke intake metana," katanya.

Pemadaman selanjutnya akan menggunakan helikopter water boombing yang didatangkan dari Kalimantan Timur. Proses pemadaman akan dilakukan pada Selasa 10 Oktober 2023.

"Helikopter water boombing datang dari Kaltim nanti singgah di Surabaya dan besok ke Semarang sekitar pukul 7 pagi pemadaman api di TPA Jatibarang dengan air dan lumpur," katanya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemarau Panjang, Bukit Dekat Area Sirkuit MotoGP di Mandalika Kebakaran

Kemarau Panjang, Bukit Dekat Area Sirkuit MotoGP di Mandalika Kebakaran

Bali | Senin, 09 Oktober 2023 | 20:17 WIB

Mobil di Lumajang Terbakar Saat Isi BBM, Pegawai SPBU Panik

Mobil di Lumajang Terbakar Saat Isi BBM, Pegawai SPBU Panik

Jatim | Senin, 09 Oktober 2023 | 20:05 WIB

PSIS Semarang Incar Hokky Caraka, Yoyok Sukawi Sudah Nego ke Gusti Randa

PSIS Semarang Incar Hokky Caraka, Yoyok Sukawi Sudah Nego ke Gusti Randa

Jawa Tengah | Senin, 09 Oktober 2023 | 19:29 WIB

Terkini

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB

Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta

Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta

Opini | Senin, 22 Juni 2026 | 12:55 WIB

Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli

Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 12:54 WIB

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:54 WIB

Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional

Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 12:52 WIB

Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan

Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 12:51 WIB

Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam

Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 12:47 WIB

Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC

Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 12:44 WIB

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:36 WIB

Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta

Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 12:32 WIB