serang

Kecanduan belanja online, Beresiko kah ?

Serang Suara.Com
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 09:08 WIB
Kecanduan belanja online, Beresiko kah ?
shopping addiction (istimewa)

Suaraserang.id - Saat ini banyak sekali platform online, ini adalah dampak dari kemajuan teknologi yang mempermudah segalanya. Sama seperti pemesanan barang dan jasa, belanja online bahkan belanja bahan makanan, Anda sudah bisa menggunakan melalui platform online.

Sejak dilanda pandemi Covid-19, masyarakat cenderung memilih belanja online untuk memenuhi kebutuhannya, sejak saat itu transaksi belanja digital meningkat. 

Dilaporkan bahwa Indonesia menempati urutan pertama pada tahun 2020 sebagai negara dengan pengguna internet yang senang berbelanja melalui e-commerce atau belanja online.

Indonesia Posisi Teratas Konsumen Aktif Berbelanja Online

Dalam laporan firma pemasaran We Are Social, berjudul "Digital 2021," 87% responden di Indonesia mengatakan mereka telah membeli sesuatu secara online dalam sebulan terakhir. Indonesia diikuti oleh Inggris Raya (85,5 persen), Thailand (83,6 persen), Malaysia (82,9 persen) dan Jerman (81,6 persen). Peningkatan aktivitas belanja online juga disebabkan oleh tersedianya berbagai metode pembayaran di platform oleh perusahaan fintech.

Berkat platform belanja online, pembeli tidak perlu lagi pergi ke toko untuk membeli barang yang mereka inginkan. Penjual dan pembeli tidak harus bertemu langsung, mereka bisa melihat barang yang dijual melalui Smartphone. Pembeli cukup memesan barang yang diinginkan kemudian melakukan pembayaran yang dapat dilakukan melalui transfer bank. Setelah itu, barang akan dikirim ke alamat pembeli.

orang berpikir bahwa membeli online lebih nyaman, lebih cepat, serta menghemat waktu dan energi dibandingkan dengan pembelian biasa.Karena mudah digunakan, semakin banyak orang yang menggunakan  platform ini untuk belanja online .

Namun, hal ini mengarah pada perilaku konsumen yang tidak lagi berfungsi untuk memenuhi kebutuhan, tetapi untuk memenuhi keinginan yang bersifat meningkatkan gengsi, menjaga gengsi, fashion dan berbagai alasan lainnya (Masvurina, 2018).

Perilaku konsumtif masyarakat Indonesia

Baca Juga: Manusia Silver Ini Idap Infeksi Kulit Dan Paru-Paru, Hidup Terlantar Di Cilegon

Konsumerisme Indonesia terlalu berlebihan dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara. Keadaan ini tercermin dari rendahnya tabungan masyarakat Indonesia dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia, Filipina dan Singapura (Soegito, 1996).

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia lebih memilih menggunakan uang untuk memenuhi kebutuhan yang tidak esensial dengan cara konsumtif atau hidup dalam dunia konsumsi yang merupakan kebutuhan mutlak dan kelangsungan hidup suatu gaya hidup. Hidup dalam konsumsi, tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau status sosial.

Shopping Addiction

Shopping Addiction atau kecanduan belanja terjadi pada anak-anak dari masa remaja hingga dewasa. Pengguna ini mungkin menghabiskan seluruh waktunya untuk melihat produk terbaru yang diluncurkan oleh jejaring sosial yang mereka gunakan dan mengabaikan aktivitas mereka yang lain.

Bahkan jika mereka tidak dapat melihat apakah penggunaan item itu perlu atau tidak, mereka akhirnya tahu kapan item tersebut telah sampai di tangan mereka. Semakin asyik belanja online, semakin mereka terkadang lupa untuk mensyukuri apa yang sudah dimiliki (Ardiyanti, 2020).

buying-shopping disorder (BSD)'

ilustrasi kecanduan belanja [istock]

 Bahwa beberapa psikoterapis percaya bahwa kecanduan belanja online harus diakui sebagai gangguan mental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI