Sopir Ambulans Ungkap Kondisi Jenazah Brigadir J di rumah Duren Tiga, Belum dibungkus kantong Jenazah, Dada Bolong

Serang

Senin, 07 November 2022 | 16:52 WIB
Sopir Ambulans Ungkap Kondisi Jenazah Brigadir J di rumah Duren Tiga, Belum dibungkus kantong Jenazah, Dada Bolong
Kesaksian sopir ambulans Ahmad Syahrul Ramadhan dalam sidang perkara kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (tangkapan layar)

Dalam sidang, kesaksian oleh sopir ambulans yang membawa jenazah Brigadir Yosua, Ahmad Syahrul Ramadhan sempat menceritakan kronologi saat dirinya tiba di Rumah Duren Tiga pada tanggal 8 Juli 2022.

Syahrul menjelaskan sesaat ia tiba di Rumah Duren Tiga, mobil ambulans yang ia kemudikan diminta parkir disisi samping rumah oleh beberapa petugas polisi. Setelah itu, Syahrul membawa tandu masuk ke dalam Rumah Duren Tiga.

Dia agak terkejut dengan banyaknya orang yang hadir kemudian melihat banyak orang yang membawa kamera di tempat kejadian setelah penembakan 8 Juli 2022 itu.

"Sampai didalam rumah, saya kaget karena ramai dan banyak orang dan banyak juga kamera. Saya mengikuti police line. Kemudian saya terkejut di samping tangga ada mayat," ungkap Syahrul.

Syahrul juga mengungkapkan bahwa jasad Yosua belum dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan masih berlumuran darah.

"Jenazah Yosua sudah ada di dalam kantong?" tanya Hakim.

"Belum, Yang Mulia. Masih tergeletak berlumuran darah," jawab Syahrul.

ilustrasi saat reka ulang jenazah Brigadir J setelah dieksekusi di Duren Tiga, Jakarta Selatan. [tangkapan layar/Rakha]
ilustrasi saat reka ulang jenazah Brigadir J setelah dieksekusi di Duren Tiga, Jakarta Selatan. (sumber: tangkapan layar/Rakha)

Lalu seorang anggota petugas polisi yang hadir di tempat kejadian meminta Syahrul untuk memeriksa denyut nadi Brigadir J.

“Saya disuruh salah satu anggota untuk cek nadinya. Saya cek udah tidak ada denyut nadinya.” terang Syahrul.

baca juga

Syahrul kemudian melihat kondisi jasad tubuh Brigadir J yang mengenakan baju kaos dan masker tergeletak tak bernyawa. Dia juga melihat ada luka lubang peluru di dadanya seperti akibat tembakan senjata api.

"Iya Yang Mulia dan wajahnya tertutup masker Yang Mulia. Di dada Yang Mulia ada luka tembak, bolong," pungkasnya.

Ambulans dikawal dan ditumpangi seorang Provos

Sebelumnya, dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga memutarkan tayangan video ketika ambulans yang dikemudikan Ahmad Syahrul Ramadhan membawa jenazah Brigadir J ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Video tersebut memperlihatkan ambulans yang dikendarai Syahrul dikawal unit Provos Propam Polri. Syahrul juga mengatakan bahwa ada petugas polisi yang ikut menemaninya di ambulans.
 
"Ada mobil Provos Pajero, saya dibelakangnya. Lalu ada seorang anggota Provos turun. Nanya kamu sama siapa Ma? Saya sendiri. Akhirnya menemani saya di dalam mobil. Akhirnya saya jalan," ujar Syahrul bersaksi.

Kesaksian sopir ambulans Ahmad Syahrul Ramadhan dalam sidang perkara kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. [tangkapan layar kompasTV]
Kesaksian sopir ambulans Ahmad Syahrul Ramadhan dalam sidang perkara kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (sumber: tangkapan layar kompasTV)

Kecurigaan pun Syahrul bertambah ketika jenazah Brigadir J tidak dibawa segera ke kamar Jenazah, padahal menurut Syahrul, Brigadir Yosua sudah jelas tak lagi bernyawa.

Syahrul yang membawa jenazah Brigadir J justru diarahkan ke bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD) saat tiba di RS Polri Kramat Jati.

Syahrul pun bertanya kepada seorang petugas polisi terkait alasan kenapa Brigadir J dibawa ke IGD.

"Saat itu nggak langsung dibawa ke kamar Jenazah, dibawa ke IGD. saya tanya, Pak izin, kenapa dibawa ke IGD dulu? Katanya, saya juga ngga tahu mas. Saya ikuti arahan," terang Syahrul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hakim Bingung, Sopir Ambulans Dilarang Pulang tapi Disuruh Tunggui Jenazah Brigadir J hingga Subuh tanpa tau alasannya

Hakim Bingung, Sopir Ambulans Dilarang Pulang tapi Disuruh Tunggui Jenazah Brigadir J hingga Subuh tanpa tau alasannya

Serang | Senin, 07 November 2022 | 16:10 WIB

Ngaku Bertiga Bareng Jenazah Yosua di Mobil, Jawaban Polos Sopir Ambulans Bikin Pengunjung Sidang Sambo Ketawa Geli!

Ngaku Bertiga Bareng Jenazah Yosua di Mobil, Jawaban Polos Sopir Ambulans Bikin Pengunjung Sidang Sambo Ketawa Geli!

News | Senin, 07 November 2022 | 14:26 WIB

Fakta Kesaksian Sopir Ambulans, Disuruh Periksa Nadi Brigadir J hingga Diarahkan ke IGD RS Polri

Fakta Kesaksian Sopir Ambulans, Disuruh Periksa Nadi Brigadir J hingga Diarahkan ke IGD RS Polri

Serang | Senin, 07 November 2022 | 14:14 WIB

Sopir Ambulans Ungkap Petugas IGD RS Polri Kebingunan saat Lihat Kantong Jenazah Yosua: Waduh!

Sopir Ambulans Ungkap Petugas IGD RS Polri Kebingunan saat Lihat Kantong Jenazah Yosua: Waduh!

News | Senin, 07 November 2022 | 13:40 WIB

Tak Tahu Diminta Bawa Jenazah Yosua, Sopir Ambulans Sempat Tanya ke Anggota Provos: Yang Sakit Mana Pak?

Tak Tahu Diminta Bawa Jenazah Yosua, Sopir Ambulans Sempat Tanya ke Anggota Provos: Yang Sakit Mana Pak?

News | Senin, 07 November 2022 | 12:14 WIB

Raut Wajah Orang Tua Brigadir Yosua berubah saat Putri Candrawathi Minta Maaf

Raut Wajah Orang Tua Brigadir Yosua berubah saat Putri Candrawathi Minta Maaf

Serang | Selasa, 01 November 2022 | 22:51 WIB

Ferdy Sambo Akui Bersalah dan Minta Maaf Langsung kepada Orang Tua Brigadir J

Ferdy Sambo Akui Bersalah dan Minta Maaf Langsung kepada Orang Tua Brigadir J

Serang | Selasa, 01 November 2022 | 15:39 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×