Panglima TNI: Prajurit Wanita Divif 3 Kostrad itu bukan Diperkosa Perwira Paspampres, tapi Hubungan Suka sama Suka

Serang Suara.Com
Kamis, 08 Desember 2022 | 22:24 WIB
Panglima TNI: Prajurit Wanita Divif 3 Kostrad itu bukan Diperkosa Perwira Paspampres, tapi Hubungan Suka sama Suka
Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa saat mengikuti rapat di DPR RI. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp)

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah mengungkap hasil penyelidikan terbaru atas kasus Perkosaan Perwira Paspampres terhadap Prajurit Wanita Divif 3 Kostrad. Dalam temuan fakta terbaru itu, ternyata mereka berdua saling suka sama suka.

Menurut hasil investigasi, tidak ada indikasi yang merujuk bahwa itu adalah perlakuan paksa dalam melakukan hubungan seksual.

"Tapi ternyata dalam berjakan pemeriksaan adan perkembangan baru yang menyatakan atau mengindikasi ini tidak dilakukan dengan paksaan, berarti suka sama suka," kata Panglima TNI, Andika Perkasa, Kamis (12/8/2022) di Solo.

Andika juga mengatakan jika keduanya telah beberapa kali melakukan hubungan intim. Berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir, prajurit berinisial Letda Caj (K) GER tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Beberapa kali kan bukan pemerkosaan, sehingga arahnya adalah keduanya menjadi tersangka," ujar Andika.

Sebelumnya, perwira Paspampres berinisial Mayor Infanteri BF dilaporkan dalam kasus pemerkosaan Letda Caj (K)GER. Pemerkosaan tersebut dilakukan saat keduanya sedang bertugas untuk pengamanan KTT G20 di Bali November 2022. 

Pada Selasa (15/11/2022) malam, korban berada di kamar hotel di kawasan Jimbaran, Bali karena merasa kurang enak badan.

Saat beristirahat, Letda Caj (K) GER mendengar bunyi bel pintu kamarnya. Meskipun tidak enak badan, GER mencoba membukakan pintu dan menemukan Mayor Infanteri BF sudah ada di depannya.

“Ada perlu apa?” tanya Letda Caj GER bertanya kepada Mayor Infanteri BF.

Baca Juga: Gerard Pique Bakal Kembali ke Pangkuan Shakira, Clara Chia: Tak Tahan

Mayor Infanteri BF mengatakan bahwa ia ingin berbicara perihal koordinasi kegiatan pengamanan.

Karena korban dalam keadaan tidak fit, Mayor Infantri BF memaksa masuk ke dalam kamar untuk melanjutkan niatnya membicarakan koordinasi kegiatan.

Saat di dalam kamar, Mayor Infanteri BF dan Letda Caj GER kemudian duduk di sofa dalam posisi terpisah. Saat itu, korban meminta pelaku untuk segera mengirimkan titik koordinasi operasi atau penugasan.

Namun, Letda. Caj GER perlahan mulai tak sadarkan diri. Mayor Infanteri BF, melihat korban dalam keadaan setengah sadar, segera lah ia memulai aksi bejatnya dengan menyentuh pahanya dan memegang tangan korban.

Letda Caj GER masih bisa merasakan sentuhan Mayor Infanteri BF dan langsung menghindarinya. Namun karena kesadarannya terus menurun, Mayor infanteri BF diduga leluasa melakukan aksi cabulnya itu.

Keesokan paginya, Letda Caj GER baru tersadar dan menemukan dirinya sudah tidak mengenakan pakaian serta diselimuti rasa taku hingga menyebkan trauma pada dirinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI