Tips Menulis Sajak Ala Sapardi Djoko Damono

Serang

Senin, 06 Februari 2023 | 08:45 WIB
Tips Menulis Sajak Ala Sapardi Djoko Damono
Sapardi Djoko Damono Saat membaca puisi (Instagram/yudizoom)

Bagi penyuka sajak dan ingin menulis sajak kamu bisa mengikuti cara eyang Sapardi Djoko Damono ini. 

Orang yang suka menulis sajak atau puisi biasanya merasakan kesenangan tersendiri. Bagaimana mengungkapkan apa yang terjadi di lingkungannya, dirinya melalui kata-kata yang terpilih.

Setiap masa selalu ada penulis-penulis sajak baru yang bermunculan. Tak ayal jika ke toko buku banyak juga ditemukan antologi puisi .

Sederet nama yang sudah malang melintang terkait sajak seperti Chairil Anwar, Rendra, Afrizal Malna, Goenawan Mohamad, hingga Sapardi Djoko Damono.

Puisi karya Sapardi memiliki daya tarik tersendiri. Meskipun sudah berpulang 2020 lalu, puisi dan sajaknya masih saja dibahas hingga saat ini.

Sapardi, Penyair Indonesia [Instagram/yongkrumagz]
Sapardi, Penyair Indonesia (sumber: Instagram/yongkrumagz)

Berikut, lima tips menulis sajak ala Sapardi Djoko Damono.

1. Sediakan Jeda

Kebanyakan orang menulis puisi sedang sedih atau sedang jatuh cinta. Namun Sapardi memberikan tips bahwa sebaiknya untuk menulis sajak hendaknya diberi jeda. Penulis menurutnya tidak boleh terlibat secara emosional dengan apa yang ditulisnya.

Puisi yang ditulis saat jatuh cinta tanpa ada jeda akan terlihat cengeng, jika ditulis saat marah maka puisinya akan cendrung melambangkan kemarahan.

2. Tulis yang dekat 

Karya sastra menurut Sapardi diciptakan untuk dinikmati. Bukan untuk dipaksakan memasukkan suatu arti.

Maka sebaiknya menulis sajak tulislah yang dekat dan mendekatkan sajak tersebut dengan lingkungan sekitar. Sajak itu ada di sekitar kita.

3. Hindari Plagiat Karya Sendiri

Hal ini banyak dilakukan oleh penulis karena ketidaktelitiannya. Plagiasi adalah cara yang tidak terpuiji, apalagi memplagiasi tulisan sendiri.

Hendaknya, penulis sajak lebih kreatif dan menemukan hal yang baru untuk karyanya. Berbagai cara bisa dilakukan seperti membaca buku sebab banyak kata-kata baru yang bisa ditemukan jika sering membaca.

4. Samarkan Makna Puisi

Sapardi mengatakan elemen penting dalam sajak adalah menyampaikan perasaan dengan samar-samar, sederhana, dan menyatukan dengan alam sekitar. 

jadi di sini dilihat bagaimana kelihaian penulis menyamarkan perasaatnya dalam bait-bait puisi.

5. Hindari sajak gelap

Sajak gelap yang dimaksud Sapardi adalah sajak yang hilang kontak dengan pembacanya. Jika ini terjadi tujuan penulis patut dipertanyakan lagi, bukankah karya sastra yang baik adalah yang menemui pembacanya.

Itulah lima tips menulis sajak dari penulis Buku Hujan Bulan Juni. Semoga bermanfaat.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Obituari Sipon, Istri Penyair Wiji Thukul yang Berjuang Mencari Keberadaan Sang Suami sejak zaman Orde Baru

Obituari Sipon, Istri Penyair Wiji Thukul yang Berjuang Mencari Keberadaan Sang Suami sejak zaman Orde Baru

| Kamis, 05 Januari 2023 | 22:23 WIB

Arti Hubungan LDR bagi Fajar Sadboy bikin Denny Cagur Geleng-Geleng

Arti Hubungan LDR bagi Fajar Sadboy bikin Denny Cagur Geleng-Geleng

| Selasa, 27 Desember 2022 | 23:29 WIB

5 Puisi Hari Ibu Penuh Ungakapan Sayang dan Terima Kasih, Sampaikan pada Tanggal 22 Desember

5 Puisi Hari Ibu Penuh Ungakapan Sayang dan Terima Kasih, Sampaikan pada Tanggal 22 Desember

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 06:47 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Perebutan Emas, Gold Land Juga Menyoroti Sisi Gelap Manusia

Bukan Sekadar Perebutan Emas, Gold Land Juga Menyoroti Sisi Gelap Manusia

Your Say | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:45 WIB

Tim Gabungan Polresta Solo Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam Jelang Libur Panjang

Tim Gabungan Polresta Solo Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam Jelang Libur Panjang

Surakarta | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:41 WIB

Respons Bahlil Lahadalia soal Lagu 'MBG' Bikin Warganet Gemas: Enggak Paham Sarkas?

Respons Bahlil Lahadalia soal Lagu 'MBG' Bikin Warganet Gemas: Enggak Paham Sarkas?

Entertainment | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:35 WIB

Geger Kabar Minati Julian Alvarex, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid

Geger Kabar Minati Julian Alvarex, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:32 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

Eks AC Milan Bongkar Kartu AS Mikel Arteta untuk Jungkalkan PSG

Eks AC Milan Bongkar Kartu AS Mikel Arteta untuk Jungkalkan PSG

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Lebih Empuk! 5 Cara Mengolah Daging Sapi agar Tidak Alot

Lebih Empuk! 5 Cara Mengolah Daging Sapi agar Tidak Alot

Your Say | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB

6 Moisturizer Mengandung Retinol untuk Malam Hari, Kulit Halus Bebas Kerut

6 Moisturizer Mengandung Retinol untuk Malam Hari, Kulit Halus Bebas Kerut

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB