PDI Perjuangan mengaku tidak akan berkoalisi dengan partai politik yang sudah deklarasi calon presiden, hal itu kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Hasto dengan tegas mengemukakan, keputusan berkoalisi dengan siapa itu berada dalam kewenangan Megawati Soekarnoputri.
Megawati memiliki kewenangan khusus dalam menentukan koalisi serta calon presiden dan calon wakil presiden.
"Bukan di tangan orang perorangan, sehingga direction terkait kerja sama partai politik itu nanti dari Ibu Megawati Soekarnoputri," ungkap Hasto di perayaan HUT ke-50 PDIP di Lebak, Banten, Minggu (19/2/2023).
PDIP hanya terbuka menjalin komunikasi koalisi dengan partai-partai yang belum mendeklarasikan siapa capres yang diusung, kata Hasto lagi.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melanjutkan, PDIP tinggal melanjutkan peluang untuk kerja sama dengan parpol yang berada di dalam koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin.
Walau demikian, segala bentuk kerja politik dan koalisi dengan partai politik semua berada dalam kewenangan tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Partai NasDem mendeklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024, 3 Oktober 2022. Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengumumkan secara langsung di NasDem Tower.
Pasca deklrasi tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan safari politik di sejumlah daerah di Indonesia yang memicu situasi politik tanah air menghangat jelang Pilpres 2024. [*]
Baca Juga: Digugat Cerai Ambu Anne, Dedi Mulyadi : Jika Sudah Salah Pilih Maka Penyesalannya Sulit Diobati