Suara Serang.com - Bagaimana memastikan apakah cewek masturbasi pakai jari tangan tidak perawan, atau memang perawan cuma kalau berhubungan intim atau seksual dengan cowok alias pria.
Artikel kali ini mengulas tentang sisi Miss V pecah perawan kalau masturbasi, akan tetapi apakah benar seorang cewek tidak lagi perawan ketika sedang memainkan Miss V dengan jari tangannya.
Suara Serang.com membagikan kepada sobat terkait status perawan atau tidak terhadap seorang wanita menurut keterangan dan penjelasan Dr. Steve Merris (laman doctor spring) 6 April 2023.
Soal cewek perawan hingga saat ini belum ada panduan pasti, walau ada stigma tersiar bahwa keperawanan 'hilang' ketika seorang cewek melakukan hubungan intim, sehingga selaput dara pecah.
Maka ketika masturbasi tidak lagi perawan, akan tetapi ada yang mengklaim kalau cewek masturbasi tetap masih perawan, sebab tidak merasakan sensasi Mr P.
Ada beberapa hal seorang perempuan tidak lagi perawan, hal ini karena kondisi selaput dara (lapisan yang sangat tipis, merentang di bagian bawah vagina) sobek karena beberapa aktivitas.
Kemudian ketika jari terlalu masuk terlalu dalam ke liang Miss V. "Ketika seseorang melakukan aktivitas seksual maka selaput dara wanita akan sobek, dan kadang kala selaput dara pecah bukan karena aktivitas hubungan intim. Melainkan karena olahraga, menari, bersepeda, menunggang kuda dan lain-lainya," kata Dr. Steve.
Artinya ketika perempuan dikatakan tidak lagi perawan karena sering masturbasi akan tetap jadi kepercayaan di tengah publik, sementara keperawanan hilang itu karena berhubungan seksual kali pertama, sehingga selaput dara di area vagina sobek.
Meskipun tidak ada larangan secara medis terhadap masturbasi pakai jari tangan atau jari tangan laki-laki. Dr. Steve menyarankan, agar cewek yang bermasturbasi pakai jari memastikan jari tangannya bersih.
Baca Juga: Gaya Mewah Krisdayanti Saat Blusukan ke Pasar di Malang
Alasannya guna menghindari kuman dan kesehatan vagina tetap terjaga. Sebab, ketika bakteri menginap di bagian area Miss V maka akan memicu penyakit menular.
Seperti penyakit HIV, hepatitis, dan lain-lain. [*]