Serang.suara.com – Sopir truk yang terlibat kecelakaan dengan kereta api (KA) Brantas rute Pasar Senen-Blitar sempat meminta tolong sebelum peristiwa itu terjadi. Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Semarang Kombes Irwan Anwar menyatakan sopir dan kernet truk meminta tolong kepada petugas palang rel kereta ketika truk mogok tepat di atas rel.
"Informasi awal begitu. Tadi truk ini tiba-tiba mogok di atas rel kereta api. Sopir dan kernetnya sudah berupaya minta tolong ke petugas palang kereta yang ada di sini," kata Irwan di lokasi.
Berdasarkan informasi yang Irwan terima, truk mendadak mogok di atas rel kereta. Ketika itu, palang rel kereta belum tertutup. Sopir dan kernetnya lalu turun dari truk dan meminta tolong kepada petugas palang rel kereta di lokasi.
"Mobil mogok, kemudian dia tinggal. Tidak menerobos, tapi mogok di atas rel kereta," kata Irwan.
Akan tetapi, kereta yang melaju kian dekat. Alhasil, kecelakaan tak bisa dihindari. KA Brantas yang melaju kencang menabrak truk yang mogok di atas rel. Setelah kereta berhenti, para penumpang langsung keluar dari gerbong. Mereka berusaha menyelamatkan diri dari insiden kecelakaan tersebut.
Sebelumnya, KA Brantas rute Pasar Senen-Blitar menabrak sebuah truk trailer di jembatan Jalan Madukoro, Semarang, Jawa Tengah, Selasa,18 Juli 2023. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.32 WIB. Truk terpantau terseret sekitar 50 meter. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Akibat kejadian tersebut, truk dan bagian depan kereta terbakar hebat. Api yang muncul terlihat bersumber dari truk. Dua jalur kereta pada petak Jerakah-Semarang Poncol pun tidak bisa dilalui.
Saat ini, para petugas KAI dibantu dengan pihak terkait masih melakukan evakuasi kereta api dan bangkai truk yang tersangkut di jembatan dekat perlintasan sebidang.
Baca Juga: Video Detik-detik Kecelakaan Kereta di Semarang dengan Truk Trailer