Google Tanggapi Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas, Ini Dampaknya

Serang

Kamis, 27 Juli 2023 | 18:28 WIB
Google Tanggapi Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas, Ini Dampaknya
Grow with Google 2023 (Google Indonesia)

Serang.suara.com - Belum lama ini Google melayangkan kritik terhada Peraturan Presiden Indonesia era Joko Widodo tentang Jurnalisme Berkualitas, yang dinilai dapat membatasi keberagaman sumber berita bagi publik.

Bukan itu saja, dapat menguntungkan segelintir pihak tertentu. Google tidak menolak, akan tetapi mewujudkan Jurnalisme Berkualitas usulan pemerintah Indonesia dinilai menguntungkan sebelah pihak.

"Kami percaya akan pentingnya industri jurnalisme yang sehat dan berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung ekosistem berita berkelanjutan, independen dan beragam," kutip pernyataan Google, Kamis (27/7/2023).

Misi Google adalah membuat informasi mudah diakses dan bermanfaat bagi semua orang. Jika disahkan dalam versi sekarang, peraturan berita yang baru ini dapat secara langsung mempengaruhi kemampuan Google untuk menyediakan sumber informasi online yang relevan, kredibel, dan beragam bagi pengguna di Indonesia. 

Raksasa internet asal Amerika itu telah mengikuti perkembangan Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas sejak pengusulan 2021, kemudian mengurai beberapa dampak negatif terhadap ekosistem berita digital.

Google Uraikan Dampak Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas:

1. Berita online akan dibatasi dan peraturan tersebut dan menguntungkan beberapa penerbit media. Kendati demikian, Google tidak lagi mampu menampilkan ragam informasi yang bersumber dari media-media kecil dari daerah yang berada dalam naungan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

"Masyarakat Indonesia yang ingin tahu berbagai sudut pandang pun akan dirugikan, karena mereka akan menemukan informasi yang mungkin kurang netral dan kurang relevan di internet".

2. Mengancam eksistensi media dan kreator media sebagai sumber informasi utama bagi masyarakat Indonesia. Ancaman itu muncul dari yang menerima kuasa dari pemerintah ke non-pemerintah, seperti dewan pers yang terdiri dari perwakilan Dewan Pers dan yang hanya akan menguntungkan media tradisional.

"Kami tidak percaya rancangan Perpres di atas akan memberikan kerangka kerja yang ajek untuk industri berita yang tangguh dan ekosistem kreator yang subur di Indonesia".

baca juga

Google kini berharap rancangan Perpres tentang Jurnalisme Berkualitas yang akan disahkan oleh pemerintah Indonesia dapat memberi solusi serta komitmen untuk membangun ekosistem berita berkualitas dan mendukung mendukung kelangsungan hidup seluruh penerbit berita, kecil maupun besar di Indonesia. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perpres Jurnalisme Berkualitas Dikhawatirkan Hanya Akan Untungkan Segelintir Pihak

Perpres Jurnalisme Berkualitas Dikhawatirkan Hanya Akan Untungkan Segelintir Pihak

Bali | Kamis, 27 Juli 2023 | 17:59 WIB

Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas Membatasi, Google: Industri Berita Terancam

Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas Membatasi, Google: Industri Berita Terancam

Jatim | Kamis, 27 Juli 2023 | 17:55 WIB

Soal Perpres Jurnalisme Berkualitas, Google: Membatasi Keragaman Sumber Berita Bagi Publik

Soal Perpres Jurnalisme Berkualitas, Google: Membatasi Keragaman Sumber Berita Bagi Publik

Sumut | Kamis, 27 Juli 2023 | 17:46 WIB

Google: Perpres Jurnalisme Berkualitas Untungkan Segelintir Pihak: Masyarakat Akan Temukan Informasi Kurang Netral

Google: Perpres Jurnalisme Berkualitas Untungkan Segelintir Pihak: Masyarakat Akan Temukan Informasi Kurang Netral

Bogor | Kamis, 27 Juli 2023 | 17:45 WIB

Terkini

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka

5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kebijakan Komisi 8 Persen Ojol Resmi Diterapkan

Kebijakan Komisi 8 Persen Ojol Resmi Diterapkan

Foto | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:03 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN

Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:50 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

×