KLHK Awasi Pabrik dengan Ciri-ciri Berikut Ini Imbas Polusi Udara di Jabodetabek

Serang

Rabu, 23 Agustus 2023 | 22:24 WIB
KLHK Awasi Pabrik dengan Ciri-ciri Berikut Ini Imbas Polusi Udara di Jabodetabek
Ilustrasi polusi udara. (freepik/rawpixel.com)

Serang.suara.com – Polusi udara yang terjadi saat ini, khususnya di Jabodetabek, telah menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Polusi udara itu antara lain ditimbulkan dari asap pabrik yang berada di wilayah tersebut. 

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rasio Ridho Sani mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pabrik-pabrik yang diduga menjadi penyumbang polusi udara. Menurut dia, ada tujuh lokasi pabrik dan satu lokasi kegiatan masyarakat yang diawasi timnya.

"Ada tujuh lokasi dan kami akan menambah lagi. Ini yang industri, karena di samping industri kami juga melakukan kegiatan-kegiatan oleh masyarakat. Tadi kan ada satu, misalnya pabrik arang oleh masyarakat, kami hentikan di Lubang Buaya. Masih banyak lagi yang sedang kami identifikasi," ucap Rasio Ridho Sani saat konferensi pers, Rabu, 23 Agustus 2023.

Adapun untuk pengawasan, ujar Rasio, dilakukan di dua lokasi penampungan batu bara atau stockpile, yaitu pada PT Wahana Sumber Rezeki dan PT Unitama Makmur Persada di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda serta PT Maju Bersama Sejahtera, Cakung.

"Ada tim yang melakukan pengawasan di stockpile, penampungan dari batu bara, untuk pembangkit listrik tenaga uap, ataupun PLTU maupun boiler-boiler kami lakukan pengawasan di dua lokasi untuk stockpile ini. Pertama di Marunda, kedua di Cakung," tuturnya.

Pengawasan juga dilakukan di lokasi peleburan baja dan logam di PT Master Steel serta PT Indonesia Voda Steel di Pulo Gadung, Jakarta Timur. 

"Disamping itu juga kami melakukan pengawasan di lokasi peleburan baja dan logam. Ini kita sedang lakukan pengawasan," katanya.

Pabrik kertas yang menggunakan batu bara untuk bahan pembakarannya di PT Aspex Kumbong, Bogor, dan PT Indo Deli, Bekasi, tak luput dari pengawasan. Pabrik semen PT Jui Shin Indonesia pun turut diawasi.

"Kami juga melakukan pengawasan kedua industri kertas yang menggunakan batu bara untuk broilernya, yaitu PT Aspex Kumbong dan PT Indo Deli di Bekasi. Kami juga melakukan pengawasan pabrik semen PT Jui Shin Indonesia," ujarnyanya.

baca juga

Adapun lokasi penampungan batu bara yang telah disegel di Cakung, Jakarta Timur, milik PT Maju Bersama Sejahtera. Sedangkan lokasi pabrik arang di Lubang Buaya, Jakarta Timur, distop kegiatannya.

"Ini pengawasan stockpile di kawasan Cakung. Tim kita melakukan penyegelan di lokasi. Jadi Satu stockpile telah disegel. Dan tim lain masih bekerja," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Timnas U-23 Disebut Lolos ke Semifinal karena Dibantu Vietnam, Begini Tanggapan Shin Tae-yong

Timnas U-23 Disebut Lolos ke Semifinal karena Dibantu Vietnam, Begini Tanggapan Shin Tae-yong

Serang | Rabu, 23 Agustus 2023 | 21:53 WIB

Sebelum Pratama Arhan, Pria Ini Pernah Hinggap di Hati Azizah Salsha

Sebelum Pratama Arhan, Pria Ini Pernah Hinggap di Hati Azizah Salsha

Serang | Rabu, 23 Agustus 2023 | 21:45 WIB

Anak Panutan di Tangerang Banten Suarakan Merdeka dari Kuman

Anak Panutan di Tangerang Banten Suarakan Merdeka dari Kuman

Banten | Rabu, 23 Agustus 2023 | 21:44 WIB

Terkini

4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik

4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:14 WIB

Tak Sekadar Daur Ulang: Get Plastic Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar dan Listrik Konser

Tak Sekadar Daur Ulang: Get Plastic Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar dan Listrik Konser

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:13 WIB

Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya

Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:13 WIB

Cushion Avoskin Berapa Harganya? Intip Kelebihan, Pilihan Shade, dan Ulasan Jujur Pengguna

Cushion Avoskin Berapa Harganya? Intip Kelebihan, Pilihan Shade, dan Ulasan Jujur Pengguna

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:10 WIB

Dua Emak-Emak Residivis Pencuri Sembako Tepergok Pemilik Warung di Kemiling

Dua Emak-Emak Residivis Pencuri Sembako Tepergok Pemilik Warung di Kemiling

Lampung | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:05 WIB

Parfum Aquatic Wangi Apa? Ini 3 Rekomendasi Lokal Terbaik Lengkap dengan Review

Parfum Aquatic Wangi Apa? Ini 3 Rekomendasi Lokal Terbaik Lengkap dengan Review

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:01 WIB

Aksi Kocak Sang Mantan dan Suami Sah Melawan Penjahat di Film Husbands in Action

Aksi Kocak Sang Mantan dan Suami Sah Melawan Penjahat di Film Husbands in Action

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:00 WIB

Begadang Tapi Lapar? Ini Rekomendasi Camilan Sehat Agar Tetap Fokus

Begadang Tapi Lapar? Ini Rekomendasi Camilan Sehat Agar Tetap Fokus

Sumut | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:58 WIB

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:56 WIB

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:55 WIB