Serang.suara.com - Seorang pengacara bernama Jaenuddin resmi melaporkan Mayang Lucyana ke polisi lantaran putri Doddy Sudrajat itu terekam dalam sebuah video sedang menertawakan upacara HUT RI ke-78. Video tersebut diunggah di media sosial hingga viral dan menimbulkan kontroversi. Mayang dilaporkan ke Kepolisian Daerah Metro Jaya pada Sabtu, 26 Agustus 2023, dengan dugaan penghinaan terhadap simbol-simbol negara.
"Jadi sudah resmi kita laporkan. Jadi kita laporkan dengan dugaan penghinaan dan merendahkan simbol-simbol negara Undang-undang nomor 24, tahun 2009, pasal 66 dengan ancaman 5 tahun penjara denda Rp 5 miliar," tutur Jaenuddin, Sabtu, 26 Agustus 2023.
Menurut Jaenuddin, tindakan Mayang dan beberapa orang yang terekam dalam video tersebut tidak pantas disebut bercanda. Sebab, ujar dia, terdapat simbol-simbol negara dalam upacara itu. Bahkan adik mendiang Vanessa Angel itu terlihat ikut hormat dengan posisi rebahan di kasur dan tertawa.
"Dalam video tersebut sedang berlangsung upacara 17 Agustus, di dalam itu terdapat simbol negara, seperti lagu kebangsaan, bendera Merah Putih, bahkan di situ juga ada presiden, ya. Seperti kita ketahui dalam video itu, mereka-mereka ini telah melakukan tindakan-tindakan yang tidak semestinya pada saat penghormatan bendera Merah Putih, seperti yang sudah kita lihat," ucap Jaenuddin.
"Ya, seandainya ada orang bilang seperti itu atau itu bercanda, apakah itu dibenarkan? Apakah semua orang boleh melakukan seperti itu? Kita kembali bertanya kepada mereka yang menanyakan itu. Kalau tidak ada tindakan yang tegas dari pihak kepolisian, berarti siapa pun boleh. Di situ ada presiden dan simbol-simbol negara dan seharusnya pada saat penghormatan itu tidak ada tidur-tiduran dan ketawa-ketawa. Itulah lambang negara kita yang harus kita hormati."
Adapun video itu viral setelah diunggah di Instagram Story Lolly Unyu. Video tersebut menunjukkan Mayang dan teman-temannya tengah menyaksikan upacara penurunan bendera HUT ke-78 RI.
Mayang dan dua perempuan yang ada dalam video itu terlihat ikut melakukan hormat. Namun Mayang ikut hormat dengan posisi rebahan di kasur. Begitu pun seorang perempuan lain. Mereka terdengar tertawa dan semakin terbahak pada beberapa momen, seperti saat komandan upacara memberikan aba-aba.