Jika Benar Aniaya! Anak Buah Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Bakal Terancam . . .

Serang | Suara.com

Senin, 28 Agustus 2023 | 10:59 WIB
Jika Benar Aniaya! Anak Buah Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Bakal Terancam . . .
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (Suara.com/M Yasir)

Suara Serang - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono merasa prihatin atas aksi terduga Paspampres terhadap pemuda asal Kabupaten Bireuen, Aceh itu.

Jika memang benar Praka RM melakukan aniaya terhadap pemuda Aceh bernama Imam Masykur, maka anak buah Panglima TNI Laksamana Yudo Margono terancam nasibnya.

Ancaman terhadap nasib prajurit TNI terduga Pasukan Pengamanan Presiden melakukan penculikan dan penganiayaan terhadap pemuda asal Aceh, akan mendapat hukuman saksi berat.

Paling tidak kata Yudo Margono, dihukum maksimal, dan itu dibenarkan Kepala Pusat Penerangan TNI Laksma Julius Widjojono.


Kata Julius, Panglima TNI menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut dan meminta kasus ini dikawal ketat dan serius.

"Panglima TNI prihatin dan bilang kawal terus dan ancaman terhadap terduga Paspampres bakal dihukum berat, bisa jadi mendapat sanksi hukuman seumur hidup dan atau hukuman mati," terang Kapen TNI Laksma Julius Widjojono, Senin (28/8/2023).

Sebelumny Suara Serang memberitaka bahwa Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayjen Rafael Granada mengaku, kalau kasus penganiayaan dan dugaan penculikan yang dilakukan terduga Paspampres sedang dalam penyelidikan.

"Kasus itu sedang dalam penanganan Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya)," ucap Danpaspampres Mayjen Rafael Granada.

Kini terduga Paspampres Praka RM sedang dimintai keterangan di Pomdam Jaya untuk mendalami kasus dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap warga sipil asal Aceh.

Sementara itu, peristiwa dugaan penculikan ini terjadi pada tanggal 12 Agustus 2023, dan jenazah korban kemudian ditemukan di Sungai Cibogo, Karawang, Jawa Barat, 18 Agustus 2023.

Salah satu kerabat korban, Said Sulaiman (32), menggambarkan kondisi jenazah Imam saat diterima keluarga, sangat memprihatinkan.

"Mukanya sudah bengkak, sangat sadis," ujar Said, kutip laporan Suara.com partner Serang.suara.com, Minggu (27/8/2023).

Said mengungkapkan bahwa Imam, yang tinggal di daerah Ciputat, Tangerang Selatan, berprofesi sebagai pedagang kosmetik.

Menurutnya, Imam tidak pernah terindikasi masalah atau utang dalam kehidupannya sehari-hari.

"Ia selalu menghubungi saya jika ada masalah," katanya. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemuda Aceh Imam Masykur Tewas Disiksa Paspampres, Praka RM Dkk Ngaku-ngaku Polisi saat Culik Korban

Pemuda Aceh Imam Masykur Tewas Disiksa Paspampres, Praka RM Dkk Ngaku-ngaku Polisi saat Culik Korban

News | Senin, 28 Agustus 2023 | 10:43 WIB

Disikat Oknum Paspampres, Jenazah Pemuda Aceh Ditemukan di Sungai Cibogo Karawang

Disikat Oknum Paspampres, Jenazah Pemuda Aceh Ditemukan di Sungai Cibogo Karawang

| Senin, 28 Agustus 2023 | 09:59 WIB

Panglima TNI Minta Tiga Prajurit Tersangka Penganiayaan Imam Masykur Dihukum Mati, Minimal Penjara Seumur Hidup

Panglima TNI Minta Tiga Prajurit Tersangka Penganiayaan Imam Masykur Dihukum Mati, Minimal Penjara Seumur Hidup

News | Senin, 28 Agustus 2023 | 09:34 WIB

Terkini

Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri

Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:05 WIB

Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni

Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:05 WIB

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?

Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:49 WIB

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:48 WIB