Suara Serang - Penggunaan pelumas yang berlebihan atau kurang bijaksana dapat mengakibatkan efek samping yang tidak diinginkan.
Terutama pada area vagina, penggunaan pelumas yang tidak tepat dapat berpotensi membahayakan kesehatan wanita.
Berikut ini adalah beberapa bahaya penggunaan pelumas berlebihan atau tidak sesuai.
1. Gatal dan Iritasi
Salah satu efek samping yang sering muncul akibat penggunaan pelumas yang tidak cocok adalah gatal dan iritasi pada area vagina.
Banyak pelumas mengandung bahan kimia atau bahan alergen yang dapat merangsang reaksi sensitif pada kulit vagina.
Ketidakcocokan ini dapat menyebabkan rasa gatal, kemerahan, dan perasaan tidak nyaman secara umum.
Jika gejala ini terjadi, sebaiknya segera hentikan penggunaan pelumas dan bilas area tersebut dengan air bersih.
2. Alergi
Baca Juga: Ayo Investasi! Kini Daftar Jadi Investor Surat Berharga Negara Makin Mudah Lewat BRImo
Beberapa pelumas mengandung bahan seperti silikon atau bahan kimia lainnya yang dapat memicu reaksi alergi pada wanita yang memiliki kulit sensitif.
Alergi ini bisa menyebabkan kemerahan, bengkak, dan rasa tidak nyaman yang lebih parah daripada iritasi biasa.
Jika kamu memiliki riwayat alergi atau kulit sensitif, sangat disarankan untuk memeriksa bahan-bahan yang terkandung dalam pelumas sebelum menggunakannya.

3. Infeksi Jamur
Penggunaan pelumas secara berlebihan atau terlalu sering dapat menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan jamur seperti Candida albicans.
Kondisi ini dapat menyebabkan infeksi jamur pada vagina, yang dikenal sebagai infeksi jamur vaginal atau kandidiasis. Gejala umum infeksi jamur meliputi gatal, keputihan yang tidak normal, kemerahan, dan rasa tidak nyaman saat buang air kecil atau berhubungan seks.
Infeksi jamur perlu diobati dengan obat yang sesuai dan penggunaan pelumas yang berlebihan sebaiknya dihindari.