Suara Serang - Belum lama ini petugas Rutan Kelas IIB Padang menangkap seorang perempuan, yang merupakan istri dari seorang tahanan mereka.
Akibat dari perbuatan istrinya itu, suaminya berinisial JD kena batunya. Lantaran EY, istrinya simpan HP dalam BH.
Kejadian itu Selasa (12/9/2023) saat pengunjung Rutan di Padang hendak membezuk para tahanan. Salah satu yang kena tangkap itu EY.
Ia merupakan istri dari JD, ia lantas digiring petugas Rutan Kelas IIB Padang, lantaran menyembunyikan HP di dalam Bra miliknya.
Penyelundupan alat elektronik komunikasi itu terungkap, saat petugas memeriksa para pengunjung, kata Kepala Rutan Kelas IIB Padang, Muhammad Mehdi, Rabu ini (13/9/2023).
Pada pemeriksaan atau penggeledahan fisik atau cek bodi, perempuan di Padang itu tak berkutik ketika petugas menemukan sesuatu yang aneh di balik BH-nya.
Imbas dari perbuatan selundupkan barang untuk tahanan, suami dari EY yakni JD pun kena batunya.
Pria yang terjerat kasus Undang-Undang Hak Cipta itu pun diperiksa petugas Rutan setempat.
"Pengakuan istri tahanan itu, handphone atau ponsel hendak diberikan kepada suaminya JD, tahanan kasus UU Hak Cipta," terang Mehdi.
Baca Juga: Terkuak! Tahanan Korupsi yang Temui Pimpinan KPK di Lantai 15 Gedung Merah Putih Yaitu Dadan Tri
Akibat menyembunyikan HP dibalik bra, perempuan itu kena sanksi tidak mendapat izin untuk mengunjungi suaminya hingga beberapa pekan kedepan.
![Perempuan di Padang usai kena tangkap petugas Rutan Kelas IIB Padang, Sumatera Barat. [Humas/Rutan Padang]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/09/13/1-perempuan-di-padang-usai-kena-tangkap-petugas-rutan-kelas-iib-padang.jpg)
Penyelundupan barang ke dalam rumah tahanan salah satu tantangan dari petugas Rutan Kelas IIB Padang. Hal ini diakui Kepala Rutan Padang, M. Mehdi.
Untuk mencegahnya, mereka melakukan pemeriksaan secara satuan terpisah. Bagi pengunjung perempuan pemeriksa petugas rutan perempuan.
Adapun pria atau laki-laki pemeriksa merupakan petugas pria. "Bagi siapa saja yang berkunjung ke rutan untuk membezuk tahanan atau anggota keluarga di dalam ini, memang wajib diperiksa," terangnya. Sambungnya, "Terperiksa bukan saja pengunjung juga para tahanan yang dibezuk." [*]