Serang.suara.com - Ketua KPK Firli Bahuri angkat bicara soal isu pemerasan yang dilakukan pimpinan KPK dalam pengusutan kasus korupsi di Kementan. Firli menegaskan bahwa isu tersebut tidaklah benar.
"Pertama, memang kita memahami tentang beberapa informasi yang beredar. Apa yang menjadi isu sekarang kita harus pahami, tapi kita menyampaikan bahwa hal tersebut tidak benar dan tidak pernah dilakukan oleh pimpinan KPK," ucap Firli dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Oktober 2023.
Menurut Firli, banyak pihak yang mencatut nama KPK beserta pimpinannya untuk melakukan perbuatan melawan hukum. Karena itu, dia kembali menegaskan, isu pemerasan kepada Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) tidak benar.
"Saya tegaskan, itu tidak benar," ujar Firli.
Baik pimpinan maupun tim KPK, tutur dia, tidak pernah melakukan hubungan dengan pihak yang beperkara di KPK.
"Kami tidak pernah melakukan hubungan dengan para pihak, apalagi meminta sesuatu, apalagi disebut dengan pemerasan. Saya katakan tidak pernah," katanya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyatakan pihaknya menerima aduan masyarakat (dumas) terkait dengan dugaan pemerasan pimpinan KPK dalam penanganan korupsi di Kementan pada 2021. Polisi mengaku telah meminta keterangan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam kasus ini. Polisi pun merahasiakan identitas pembuat dumas dalam dugaan pemerasan tersebut.
"Untuk pendumas atau yang melayangkan dumas yang diterima 12 Agustus 2023, kami menjaga kerahasiaan pelapor," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak di markasnya, Jakarta, Kamis, 5 Oktober 2023.
Baca Juga: Muncul Dugaan Mentan Diperas KPK, Polda Metro Jaya Buka Suara