Daftar Pamali di Indonesia, Ada yang Bisa Sebabkan Kematian

soreang

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 16:11 WIB
Daftar Pamali di Indonesia, Ada yang Bisa Sebabkan Kematian
Mitos pamali di Indonesia. (pixabay)

SuaraSoreang.id - Pernah mendengar atau mendapatkan larangan saat ingin melakukan sesuatu?

Istilah ini populer disebut dengan pamali. Kata yang berasal dari bahasa Sunda ini sebuah pantangan atau larangan, bisa juga diartikan dengan suatu hal yang tidak boleh dilakukan ataupu harus dilakukan oleh manusia. Bila melanggar, maka akan mendapatkan akibat buruknya.

Seringkali pamali dikaitkan dengan mitos dan adat istiadat yang ada di masyarakat. Walaupun ini dinilai sebagai kepercayaan orang tua zaman dahulu, namun tidak sedikit orang yang masih mempercayai akan hal ini. Berikut beberapa pamali yang ada  di Indonesia, yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Memotong kuku pada malam hari

Menurut kepercayaan leluhur suku Sunda, memotong kuku pada malam hari dapat mempengaruhi jiwa seseorang, hal itu bisa menyebabkan seseorang menjadi tidak bahagia, stress, bahkan gila.

Padahal, bila dikaitkan dengan ilmu psikologis, sama sekali tidak ada kaitan antara memotong kuku dengan perubahan jiwa seseorang. Namun, larangan ini bisa menjadi sebuah bentuk kehati-hatian agar tidak terluka saat memotong kuku karena kurangnya pencahayaan di malam hari.

2. Menyapu di malam hari

Sebagian masyarakat Indonesia ada yang percaya bahwa menyapu di malam hari akan membuang-membuang rezeki yang dimiliki. Tetapi bila diartikan maksudnya lebih lanjut, orang tua zaman dahulu menilai bahwa meyapu saat malam hari dinilai kurang bersih.

3. Membuka payung di dalam rumah

baca juga

Konon, membuka payung di dalam rumah akan menyebabkan rumah tersebut akan mengalami kesusahan atau tertimpa musibah dalam waktu dekat. Tapi kembali lagi, bila dipikirkan lebih lanjut lagi, membuka payu di dalam rumah dapat membuat rumah terasa sempit.

4. Berfoto atau tidur dalam jumlah ganjil

Apabila sekelompok orang berfoto atau tertidur dalam jumlah ganjil, maka orang yang posisinya berada di tengah akan meninggal duluan. Padahal, kematian ada di tangan Tuhan. Pamali satu ini sama sekali tidak masuk akal

5. Sulit jodoh karena duduk di depan pintu

Pamali satu ini pastinya sangat popular, yang mana apabila kamu duduk di depan sebuah pintu, akan menyebabkan sulitnya mendapat jodoh atau akan jatuh sakit di kemudian hari. Bila dimaknai lagi maksudnya, pamali ini mengandung unsur tata krama, karena ketika duduk di depan pintu bisa menghalangi keluar-masuknya orang lain.

6. Menyisakan nasi

Pamali satu ini sering digunakan oleh orang tua yang memiliki anak kecil, biasanya anak tersebut tidak mau menghabiskan makannya dan berujung pada larangan menyisakan nasi, karena diangap akan membuat nasi tersebut menangis.

Padahal, tidak ada nasi yang menangis, lebih kepada agar makanan tersebut tidak terbuang sia-sia atau mubazir.

7. Bermain saat waktu maghrib

Waktu maghrib atau sekitar pukul 6 sore, seringkali orang tua melarang anak-anaknya berada atau bermain di luar rumah. Alasannya, waktu maghrib merupakan waktu saat makhluk-makluk tak kasat mata keluar dari tempatnya.

8. Menduduki bantal

Ada yang menyebutkan bahwa bila menduduki bantal, pantat orang tersebut akan terkena bisul. Padahal tidak ada kaitannya sama sekali, mungkin karena bantal biasanya digunakan untuk mengistirahatkan kepala, bukan untuk diduduki.

9. Bercermin saat malam hari

Saat seseorang bercermin pada malam hari, apalagi sudah larut malam. Katanya pantulan dalam kaca bukan memantulkan orang tersebut, melainkan makhluk tak kasat mata yang menyerupai orang tersebut.

10. Memakai baju hijau di pantai selatan

Larangan memakai baju berwarna hijau saat berkunjung ke pantai selatan ialah karena akan membuat orang tersebut dibawa oleh Nyi Roro Kidul ke laut. Konon, Nyi Roro Kidul yang mana disebut sebagai penguasa pantai tersebut menyukai warna hijau.

Itulah beberapa pamali atau pantangan yang kadang masih ramai menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Terlepas benar atau tidaknya, kembali kepada kepercayaan masing-masing.

Kontributor: Shafa Maura Zahwa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tidak Selalu Sial, Mitos Kejatuhan Cicak Bisa Pertanda Baik

Tidak Selalu Sial, Mitos Kejatuhan Cicak Bisa Pertanda Baik

Soreang | Jum'at, 30 September 2022 | 22:32 WIB

Blonde, Film yang Ceritakan Misteri Kematian dan Marilyn Monroe, Eksploitatif dan Sumber Konspirasi

Blonde, Film yang Ceritakan Misteri Kematian dan Marilyn Monroe, Eksploitatif dan Sumber Konspirasi

Soreang | Jum'at, 30 September 2022 | 14:26 WIB

Mitos Menabrak Kucing, Akan Tertimpa Sial Hingga Sakit Menahun?

Mitos Menabrak Kucing, Akan Tertimpa Sial Hingga Sakit Menahun?

Soreang | Kamis, 29 September 2022 | 19:43 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×