Bantah Temuan 46 Botol Miras di Stadion Kanjuruhan, Panpel Arema FC Tegaskan Soal Ketatnya Pengamanan

soreang | Suara.com

Rabu, 12 Oktober 2022 | 09:34 WIB
Bantah Temuan 46 Botol Miras di Stadion Kanjuruhan, Panpel Arema FC Tegaskan Soal Ketatnya Pengamanan
Suporter sepak bola berdoa bersama bagi korban Tragedi Kanjuruhan (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

SuaraSoreang.id - Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Abdul Haris resmi jadi tersangka kasus tragedi Kanjuruhan, dan sudah menjalani pemeriksaan di Markas Polda Jatim pada Selasa (11/10/2022) kemarin.

Seusai menjalani pemeriksaan, Haris melalui pengacaranya, Taufik Hidayat membantah soal temuan 46 botol minuman keras (miras) di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Taufik mengatakan, berdasarkan keterangan dari kliennya, bahwa pihak panpel telah melakukan pengamanan ketat jelang pertandingan Arema FC vs Persabaya, pada Sabtu (1/10/2022) lalu.

Bahkan Taufik menegaskan, bahwa setiap penonton yang hendak memasuki stadion dari pintu mana pun, pasti harus melalui proses pemeriksaan ketat oleh pihak keamanan stadion.

Maka dari itu, ia yakin bahwa tidak mungkin ada penonton yang masuk ke stadion dengan membawa miras.

"Pemeriksaannya sangat ketat. Semua barang bawaan penonton pasti diperiksa," ungkap Taufik saat mendampingi kliennya, sebagaimana dikutip dari SuaraMalang.id, pada Selasa (11/10/2022).

Penjualan Tiket Pertandingan Melebihi Kapasitas Penonton

Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris di sela pemeriksaannya sebagai tersangka tragedi Kanjuruan di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (11/10/2022). [ANTARA/Willy Irawan]
Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris di sela pemeriksaannya sebagai tersangka tragedi Kanjuruan di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (11/10/2022). (sumber: ANTARA/Willy Irawan)

Sebelumnya, Haris juga mengakui bahwa pihak panitia pelaksana telah menjual tiket pertandingan Arema FC vs Persebaya melebihi kapasitas penonton di Stadion Kanjuruhan.

Ada sebanyak 42 ribu tiket yang terjual dengan kapasitas penonton yang hanya mencapai 38 ribu saja.

Penjualan tiket yang melebihi kapasitas penonton tersebut, menurutnya dilakukan pihak panpel setelah dipersilahkan oleh AKBP Ferli Hidayat, yang saat itu menjabat sebagai Kapolres Malang.

Haris juga mengaku bahwa alasan Ferli mempersilahkan pihak panpel untuk menjual kelebihan tiket tersebut, karena adanya protes dari pihak Aremania yang merupakan suporter Arema FC.

"Mereka (Aremania) protes, kenapa tiba-tiba penjualan tiketnya dibatasi? Kenapa tidak dilakukan kemarin," kata Haris.

Sumber: SuaraMalang.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panpel Laga Arema FC vs Peserbaya Akui Jual Tiket Melebihi Kuota Berdasarkan Saran dari Kapolres Malang

Panpel Laga Arema FC vs Peserbaya Akui Jual Tiket Melebihi Kuota Berdasarkan Saran dari Kapolres Malang

| Rabu, 12 Oktober 2022 | 08:05 WIB

Kapan Liga di Indonesia Bisa Dilanjutkan Kembali? PSSI: Menunggu Persetujuan dari FIFA

Kapan Liga di Indonesia Bisa Dilanjutkan Kembali? PSSI: Menunggu Persetujuan dari FIFA

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 21:31 WIB

Ade Armando Dilaporkan ke Polisi Lantaran Sebut Aremania sebagai Pangkal Masalah Tragedi Kanjuruhan

Ade Armando Dilaporkan ke Polisi Lantaran Sebut Aremania sebagai Pangkal Masalah Tragedi Kanjuruhan

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 20:14 WIB

Polri Beberkan 8 Pintu Darurat tidak Berfungsi saat Tragedi Stadion Kanjuruhan

Polri Beberkan 8 Pintu Darurat tidak Berfungsi saat Tragedi Stadion Kanjuruhan

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 17:36 WIB

Terkini

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:53 WIB

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:50 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB