Ade Armando Dilaporkan ke Polisi Lantaran Sebut Aremania sebagai Pangkal Masalah Tragedi Kanjuruhan

soreang | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2022 | 20:14 WIB
Ade Armando Dilaporkan ke Polisi Lantaran Sebut Aremania sebagai Pangkal Masalah Tragedi Kanjuruhan
Ade Armando salahkan Aremania dalam tragedi Kanjuruhan. (YouTube/COKRO TV)

SuaraSoreang.id - Pegiat media sosial, Ade Armando dilaporkan ke Polisi lantaran menyinggung Aremania soal tragedi Kanjuruhan.

Dalam video unggahannya, Ade Armando mengatakan bahwa suporter Arema FC itu merupakan pangkal masalah dari tragedi Kanjuruhan.

Hal tersebut sontak membuat salah satu koordinator Aremania geram, yang akhirnya melaporkan Ade Armando ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota.

Azam Khan selaku tim pengacara koordinator Aremania mengatakan, bahwa apa yang disampaikan oleh Ade Armando dalam unggahannya tersebut, menyinggung perasaan serta membuat gaduh para suporter Arema FC.

"AA (Ade Armando) menyinggung perasaan dan membuat kegaduhan, karena dia menyebut Aremania, maka klien kami yang merupakan salah satu koordinator Aremania melaporkan hal itu," ucap Azam di Malang, dikutip dari ANTARA, pada Selasa (11/10/2022).

Ia juga menyebut, bahwa apa yang dilakukan Ade, sudah menyalahi Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE.

"Ini menyangkut (UU) ITE," sambung Azam.

Dalam unggahan tersebut, lanjut Azam, Ade juga telah menyebut bahwa Aremania berperilaku layaknya preman dan bersikap sok jagoan, masuk ke lapangan hingga akhirnya menyebabkan kerusuhan.

Selain itu, menurutnya Azam, Ade seolah tidak menunjukkan rasa empati terhadap korban tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan 132 korban jiwa.

"Dia main langsung tembak saja, seolah-olah mendiskreditkan Aremania. Dalam hal ini, Aremania disebut sebagai preman, sok jagoan dan sebagainya," ujarnya.

Dengan adanya laporan tersebut, Azam berharap bisa memberikan rasa keadilan bagi Aremania, dengan proses hukum yang berjalan netral serta objektif.

"Jadi apapun alasannya proses hukum terus dijalankan. Tidak bisa tidak. Soal nanti klarifikasi, kita kembali pada klien kita," terangnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera melakukan proses penyelidikan terhadap laporan tersebut.

"Laporan sudah diterima. Masih harus kita dalami dan penyelidikan lebih lanjut," kata Bayu.

Sumber: ANTARA

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Beberkan 8 Pintu Darurat tidak Berfungsi saat Tragedi Stadion Kanjuruhan

Polri Beberkan 8 Pintu Darurat tidak Berfungsi saat Tragedi Stadion Kanjuruhan

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 17:36 WIB

Hari Ini Polisi Periksa Lima Tersangka Kasus Tragedi Kanjuruhan, Kecuali Dirut PT LIB

Hari Ini Polisi Periksa Lima Tersangka Kasus Tragedi Kanjuruhan, Kecuali Dirut PT LIB

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:29 WIB

Saran FIFA terhadap Sepak Bola Indonesia, di Atas Jam 5 Sore tidak Boleh Ada Pertandingan

Saran FIFA terhadap Sepak Bola Indonesia, di Atas Jam 5 Sore tidak Boleh Ada Pertandingan

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 12:46 WIB

Polri Klaim Kematian Korban Tragedi Kanjuruhan Bukan karena Gas Air Mata, Kok Bisa?

Polri Klaim Kematian Korban Tragedi Kanjuruhan Bukan karena Gas Air Mata, Kok Bisa?

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 10:27 WIB

Terkini

Enzo Maresca Kandidat Kuat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City

Enzo Maresca Kandidat Kuat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:44 WIB

Polresta Solo dan BI Musnahkan Ribuan Lembar Uang Palsu, Nilainya Bikin Geleng-geleng!

Polresta Solo dan BI Musnahkan Ribuan Lembar Uang Palsu, Nilainya Bikin Geleng-geleng!

Surakarta | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:43 WIB

BBRI Sedang Diskon! Begini Kata Analis Soal Potensi Sahamnya

BBRI Sedang Diskon! Begini Kata Analis Soal Potensi Sahamnya

Bri | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:40 WIB

Tas Tangan Warna Apa yang Membawa Keberuntungan? Ini Tips Buat Cewek-Cewek

Tas Tangan Warna Apa yang Membawa Keberuntungan? Ini Tips Buat Cewek-Cewek

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:40 WIB

5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Easy Run, Tempo hingga Maraton

5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Easy Run, Tempo hingga Maraton

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:39 WIB

Pemilik Mobil Toyota Terancam Boros Bensin Jika Masih Abaikan Delapan Hal Sepele Ini

Pemilik Mobil Toyota Terancam Boros Bensin Jika Masih Abaikan Delapan Hal Sepele Ini

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:35 WIB

Nintendo Segera Rilis Pictonico, Game Mobile 'Absurd' yang Butuh Foto Selfie

Nintendo Segera Rilis Pictonico, Game Mobile 'Absurd' yang Butuh Foto Selfie

Tekno | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:32 WIB

Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara

Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:32 WIB

4 Shio yang Diprediksi akan Keluar dari Masa Sulit Pada 20 Mei 2026

4 Shio yang Diprediksi akan Keluar dari Masa Sulit Pada 20 Mei 2026

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:32 WIB

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:31 WIB