Tari Jaranan, Seni Kesurupan Roh Binatang Buas Makan Pecahan Beling Hingga Minta Dicambuk

soreang | Suara.com

Senin, 31 Oktober 2022 | 15:50 WIB
Tari Jaranan, Seni Kesurupan Roh Binatang Buas Makan Pecahan Beling Hingga Minta Dicambuk
Tari Jaranan. (Pixabay)

SuaraSoreang.id - Sudah menjadi hal yang lazim apabila budaya dan kesenian Indonesia memiliki unsur-unsur misteri atau mistis di dalamnya.

Seperti salah satunya ialah Tarian Jaranan, kesenian yang seringkali ditampilkan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur ini dalam penampilannya memiliki unsur-unsur mistis yang menarik untuk diketahui.

Apa saja ya? Berikut ulasan mengenai Tari Jaranan yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

Tari Jaranan

Dalam bahasa Jawa, jaran memiliki arti kuda. Selaras dengan penampilan tarian jaranan yang menggunakan properti kuda. Tentunya bukan kuda sungguhan, meainkan kuda mainan yang terbuat dari anyaman bambu.

Para penari dalam penampilannya menunggang kuda buatan sambil membawa cambuk, sembari diiringi gamelan yang berupa; gendang, saron, dan gong sebagai musik pengiringnya.

Penari tarian ini mempresentasikan pasukan kerajaan yang menunggangi kuda. Sedangkan pemain gamelan mempresentasikan pemusik yang memainkan alat musik dari besi.

Unsur mistis

Keunikan dari tarian ini ialah penarinya mengalami kesurupan dalam penampilannya. Biasanya, sebelum pertunjukan berlangsung, akan ada pawang yang bertugas memanggil roh.

Dalam pemanggilan rohnya, pawang akan mengolesi gamelan dengan minyak. Ia juga menyiapkan sesajen, seperti; beras, daun singkong, air mineral, dan kopi. Untuk selanjutnya ia akan membaca mantra dengan tujuan memanggil roh.

Roh yang datang pun akan bermacam-macam, misalnya roh dari binatang buas semacam harimau dan ular. Setelah roh terpanggil, pawang akan membisikki sesuatu ke arah penari, yang nantinya penari akan kesurupan.

Saat penari kesurupan, penari tersebut akan menari dengan gerakan tergantung roh apa yang memasuki mereka. Misalnya, bila roh harimau yang memasuki tubuh mereka, biasanya penari tersebut akan mengaum mirip harimau.

Aksi selanjutnya yang paling membuat bergidik ialah ketika penari tersebut akan memakan beling atau pecahan kaca. Bukan hanya dimakan, tapi sekaligus ditelan.

Tidak berakhir disitu kengeriannya, saat akan berakhirnya tarian dan roh yang memasuki penari akan diusir, biasanya roh dalam tubuh penari tersebut akan meminta hal yang aneh. Seperti, meminta untuk dicambuk.

Kontributor: Shafa Maura Zahwa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asal Usul Leak, Wanita Sakti yang Marah Sebarkan Wabah di Kerajaan Kediri

Asal Usul Leak, Wanita Sakti yang Marah Sebarkan Wabah di Kerajaan Kediri

| Senin, 31 Oktober 2022 | 15:43 WIB

Cerita Horor Pendaki Gunung Salak, Tenda Dikelilingi Tentara Bermuka Pucat

Cerita Horor Pendaki Gunung Salak, Tenda Dikelilingi Tentara Bermuka Pucat

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 20:38 WIB

MERINDING! Kisah Horor Nyata yang Dialami Siswa SMA Ketika LDKS di Puncak

MERINDING! Kisah Horor Nyata yang Dialami Siswa SMA Ketika LDKS di Puncak

| Jum'at, 28 Oktober 2022 | 18:37 WIB

Terkini

PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 23:15 WIB

Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar

Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 22:54 WIB

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:49 WIB

Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern

Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 22:46 WIB

Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi

Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi

Surakarta | Selasa, 21 April 2026 | 22:44 WIB

Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua

Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 22:41 WIB

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:36 WIB

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:29 WIB

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:17 WIB

Umroh Tinggal Janji, 28 Jamaah Gagal Berangkat, Rp701 Juta Dibawa Kabur Travel di Sumsel

Umroh Tinggal Janji, 28 Jamaah Gagal Berangkat, Rp701 Juta Dibawa Kabur Travel di Sumsel

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 22:15 WIB